SPIONNEWS, Baubau – Musik gambus menjadi salah satu musik yang hampir punah dalam kebudayaan Indonesia, generasi muda saat ini pun, engan belajar musik gambus. Hal ini mendorong beberapa musisi muda dan bernuansa nasional menyambungkan musik dan budaya dalam satu tempat yaitu Pekan Kebudayaan Nasional yang diadakan di Istana Ilmiah Kota Baubau.
Menurut Ketua Pekan Kebudayaan Nasional, Firman, mengatakan; “Satu acara dari Pekan Kebudayaan Nasional, sebuah acara yang dierat untuk bagaimana kebudayaan dieratkan untuk memelihara bumi, jadi pekan kebudayaan ini dilaksanakan di beberapa kota,” tuturnya, Minggu, 20/8/2023.
Ucapnya lanjut, dari beberapa kota yang ada di Indonesia, Kota Baubau menjadi salah satu kota yang melaksanakan pekan budaya nasional sebelum ke Jakarta. “Acara ini bukan hanya sekedar acara kesenian tetapi juga acara penelitian yang menghasilkan dua karya,” terangnya.
Katanya juga, karya lagu dan karya cerita, jadi semua kota yang telah ikut nantinya hasil karyanya akan dituangkan dalam konser ceramah sebelum menuju ke Jakarta. “Jadi apa yang diteliti namanya rantai bunyi, rantai bunyi adalah satu payung untuk melihat keterhubungan Nusantara lewat jejak atau tradisi seni yang membuat mereka saling terhubung,” jelasnya.
Jadi, lanjutnya, seminggu yang lalu telah berakhir Pekan Budaya Nasional di Bangka Belitung kemudian menyeberang ke sini di Kota Baubau, di mana kita akan melihat rantai bunyi yang berhubungan dari Bangka Belitung dan yang ada di Sulawesi Tenggara yaitu gambus, sesudah ini pihaknya akan berangkat lagi ke Maumere sampai ke Papua dan Ternate untuk melihat keterkaitan budaya atau kesenian melalui musik. “Dan media yang sedang diteliti adalah gambus, karena gambus merupakan salah satu alat musik yang hampir habis di Sulawesi Tenggara bahkan terbilang punah dan upaya ini dilakukan dengan salah satunya kegiatan ini,” hanturnya.
Liputan : Ismail
Editor: Harry

