Mahasiswa Penggugat Kampus (MAMPUS) Minta PJ PRESMA UNIDAYAN Segera Menyelesaikan Tugasnya

SPIONNEWS, Baubau – Pengangkatan Pj Presma Unidayan sudah hampir memasuki masa berakhir SK sejak diterbitkan oleh Wakil Rektor III Universitas Dayanu Ikhsanuddin yang diangkat melalui Musyawarah mufakat, namun sejak pengangkatan dugaan besar yang mencuat yaitu para birokrasi serta Pj Presma tidak memahami aturan pengangkatan Pj.

Saat dikonfirmasi Salah satu Mahasiswa Unidayan, Rikman, mengungkapkan, Hingga saat ini dengan lantang saya salah Satu Mahasiswa Teknik Sipil Unidayan sebagai Penggerak Mahasiswa Menggugat Kampus (MAMPUS) menyatakan kekecewaan dan kekhawatiran kami terhadap PJ presma Mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau
yang sangat tidak memuaskan, Sehingga organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau tidak stabil seperti mati suri hal demikian mempengaruhi potensi organisasi – organisasi kemahasiswaan yang ada di kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin.

“Kami Aliansi Mampus dengan tegas meminta PJ presma untuk mundur diri kalau tidak becus melaksanakan kerja nya sabagai PJ presma yang sudah berlarut-larut sejak di tunjuk sebagai PJ Presma namun nihil tidak ada gerakan sama sekali bahkan saya menduga PJ Presma tidak paham organisasi kemahasiswaan, serta tidak memahami aturan kelembagaan kampus” tuturnya.

Rikman, juga meminta kepada Wakil Rektor III untuk bertanggung jawab atas ketidak adanya kinerja PJ Presma lalai dalam menjalan kan tugas nya sebagai PJ. Presma Universitas Dayanu Ikhsanuddin, kalau tidak mampu mengemban tugas sejak awal lebih baik menyatakan diri mundur agar tidak terkesan tidak paham organisasi kemahasiswaan” terangnya.

Ujarnya, Perlunya diketahui bahwa organisasi kemahasiswaan internal kampus merupakan kompas arah serta gerak seluruh mahasiswa dan salah satu pendobrak akreditasi Kampus kalau organisasi kemahasiswaannya mati, maka demokrasi di kampus telah mati Di rumah sendiri, tentunya kita sama-sama tidak menginginkan itu bahwa kampus merupakan miniatur negara jangan acuh dengan soal ini.

“Kami meminta dalam waktu dekat agar segera bekerja dan menjalankan tugas sehingga kami mahasiswa unidayan dapat melihat kembali Presma Definitif Unidayan, jabatan yang diemban adalah amanah sehingga jangan sia”siakan amanah tersebut” ujarnya.

Katanya, kami juga menginginkan agar dialektika serta dinamika kampus tetap hidup sehingga UNIDAYAN bisa tetap bersaing dengan kampus lainnya kami yakin bahwa kita perlu berkaca dengan kampus lain agar bisa berkemajuan sesuai Visi dan Misi Unidayan.(Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *