SPIONNEWS, BATAUGA – Salah satu puskesmas yang ada di Kabupaten Buton Selatan menjadi target dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan untuk 4 desa yang ada di wilayah Kecamatan Batauga.
Pada kegiatan pengambilan uji kompetensi Puskesmas Gajah Mada di Desa Bola, telah dilakukan beberapa hari lalu, dan hari ini menjadi hari terlahir, dimana di tutup penilaian terkait keselamatan bila terjadi kebakaran di wilayah Puskesmas Gajah Mada.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Gajah Mada, Mursilu, S.Kep, menuturkan, bila terkait dengan hasil akreditasi Puskesmas tergantung penilaiannya mereka, baru akan ada tim verifikasi dari Kementerian Kesehatan, baru Setelah itu mereka akan mengumumkan hasil dari verifikasi administrasi puskesmas Gajah Mada ini.
“Untuk fasilitas yang ada di Puskesmas Gajah Mada ini, pelayanannya yang ada di sini, persalinan 24 jam, untuk layanan UGD 24 jam juga, sedangkan untuk yang lainnya untuk masalah anggaran masih terkait Pemda, untuk JKN hal ini terkait hasil dari tim yang datang hari ini, di mana hak-hak bagi Puskesmas Gajah Mada, dana JKN dan BPJS Kesehatan, agar bisa terealisasi di Puskesmas ini” tuturnya.
Kepala Puskesmas menuturkan untuk pendaftaran pasien itu melalui data manual yang akan diambil oleh pihak pegawai kami di Poli Umum, untuk sistemnya kami juga berfungsi secara online.
“Untuk rujukan lanjutan perawatan bisa dirujuk ke rumah sakit busel ke Rumah sakit Siloam dan Rumah sakit Palagimata, untuk dokter di sini 1 orang yaitu dokter umum dengan status ASN” ungkapnya.
Lebih lanjut, untuk perawat ada 12 orang, sedangkan untuk bidannya sendiri ada 36 orang, jadi jumlah keseluruhan ada sekitar 82 orang pegawai tenaga medis di puskesmas Gajah Mada ini.
“Alhamdulillah dengan adanya Puskesmas Gajah Mada ini kami bisa mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan wilayah kerja puskesmas meliputi Desa Bola, Desa lampanairi, Kelurahan Majapahit dan Desa Pogalampa, dengan jumlah penduduk 4.356 Jiwa, untuk akreditasnya nanti tergantung dari tim yang turun saat ini, dari Laskesi, lembaga administrasi kesehatan Indonesia” tuturnya. Rabu, 30/7/2025, di Desa Bola.
Ia menambahkan, dan ini merupakan pertama kali Puskesmas Gajah Mada bisa terverifikasi dan ini tahap awal mudah-mudahan hasilnya sangat memuaskan. (Ha).
Editor : Harry

