DPD LSM SI Gelar Dialog Publik, Bertema: Refleksi Kemerdekaan 80 Indonesia Merdeka Dalam Persepsi Pergerakan Pemuda SBT

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Menjelang HUT ke-80 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, menggelar dialog publik untuk menjalin silaturahmi antara OKP atau Oraganisasi Kepemudaan lainnya di SBT. Tentunya Kegiatan dialog ini menjadi peringatan kepada setiap Organisasi Cipayung yang ada di Seram Bagian Timur, bahwa salah satu fungsi oraganisasi itu adalah sebagai Control Sosial dan Control atas kebijakan-kebijakan Publik.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Saya Indonesia (SI) “Ayub Rumakefing Mengungkapkan, pada momentum yang di hormati ini harusnya ada inisiatif dalam melakukan kegiatan-kegiatan kepemudan sebagai bentuk refleksi terkhusunya pada momentum 17 agustus.

“Tetapi hampir semua dari itu tidak ada satupun yang melakukannya sehingga ada inisiatif dari kawan-kawan DPD LSM SI dalam merespon momentum ini dengan berdialog tentang pergerakan Pemuda Kabupaten (SBT). di Cafe Akdiva, Pantai Wailola, Kota Bula,” Ungkapnya kepada media SpionNews Minggu, (14/08/2025).

Baca Juga : Visi Sagu Dalam Krisis, Bupati Sibuk Memanjakan Tim Ahli, Rakyat Menunggu Produksi

Menurut Rumakefing, gerakan yang di maksudkan adalah bukan gerakan-gerakan turun ke jalan, lalu berorasi persoalan kebijakan-kebijakan yang mungkin tidak pro terhadap rakyat, tetapi gerakan yang di buat ini berbasis intelektual atau gerakan yang merupakan tradisi intelektual. Ujarnya

Lebih lanjut Rumakefing menjelaskan, kegiatan yang di motori oleh SI mengundang beberapa Organisasi Cipayung di Seram Timur sebagai narasumber Seperti Himpinan Mahasiswa (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMI), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (ILMND), dan juga Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Guna memberikan gagasan-gagasannya persoalan kemajuan Daerah dari kacamata Gerakan Pemuda. Imbuhnya

Lebih jauh Rumakefing juga berharap agar kegiatan ini manjadi gagasan serta refleksi untuk setiap Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan Yang ada di Kabupaten SBT, untuk tetap menjaga dan menjunjung tinggi tradisi intelektual. Bukan sekedar menggunakan atribut organisasi sebagai hiasan semata.

“Namun manjadi Agen Of Control dan agen of Change adalah dasar untuk bergerak, bukan hanya pada momentum-momentum tertentu saja yang keaktifannya di lihat, tetapi persoalan tradisi letarisi itu harus di hidupkan. Saya melihat bahwa tradisi semacam ini masih sangatlah minim di Daerah ini sekalipun saya sendiri adalah anak kandung yang di lahirkan dari Rahim Seram khususnya di Kabupaten SBT. (ABR&SK)

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *