Ubur-Ubur Buton Selatan Siap Ekspor Ke Luar Negeri

SPIONNEWS, Batauga – Dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat nelayan Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan akan melakukan langkah-langkah agar nelayan di Kabupaten Buton Selatan bisa mendapatkan kesejahteraan dari hasil nelayan.

Salah satu potensi laut yang ada di Kabupaten Buton Selatan adalah ubur-ubur yang selama ini menjadi salah satu hama bagi masyarakat Kabupaten Buton Selatan namun Belum lama ini menjadi salah satu perhatian perdagangan internasional terhadap jual beli ubur-ubur yang besok akan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dan mitra di bidang kelautan untuk bisa mengekspor ubur-ubur ke luar negeri melalui Kota Baubau.

Ketika ditemui di Ruang Kerjanya Plt. Kadis Perikanan Buton Selatan, Nasirudin menjelaskan, kebetulan hari ini ada yang mengantar undangan dari PT Triko Nusantara, saya ke sebagai Kepala Dinas Perikanan melihat selama ini ubur-ubur yang ada di wilayah kabupaten Bitung Selatan bisa menghasilkan 12-13 kontainer yang bisa diciptakan untuk mengekspor ke luar negeri, dan Insya Allah besok mungkin kurang lebih 15 kontainer yang akan diekspor melalui Pelabuhan Kota Baubau.

Ia menambahkan, namun keuntungan bagi masyarakat saat ini sangat berpotensi karena awalnya ubur-ubur di Kabupaten Buton Selatan itu sesuatu yang tidak diperhatikan oleh masyarakat nelayan, bahkan masyarakat menghindari ubur-ubur karena bisa terkena indikasi gatal-gatal.

“Namun dengan adanya permintaan ubur-ubur ini hal ini mengubah mindset masyarakat dari yang tidak menangkap ubur-ubur, sekarang masyarakat mengajar ubur-ubur tersebut” tuturnya, Selasa, 27/1/2026.

Katanya, untuk saat ini tempat pengolahan ubur-ubur bukan di sediakan oleh pemerintah daerah tapi telah disediakan oleh perusahaan yang besok akan melakukan pengiriman ubur-ubur ke luar negeri.

“Untuk membantu nelayan nelayan yang ada Pemda Buton Selatan, dalam Dinas Perikanan disarankan untuk melakukan penangkapan ubur-ubur dengan menggunakan jaring per ekor bukan menggunakan jala yang sekali tangkap ratusan ekor ubur-ubur, karena kualitas ubur-ubur yang ditangkap secara manual per satu ekor jauh lebih premium kualitasnya” imbuhnya.

Saat ini Dinas Perikanan Kabupaten Buton Selatan hadir untuk bisa memberikan berbagai aspek kebutuhan masyarakat nelayan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal termasuk di dalamnya upaya pemerintah daerah menghadirkan kampung nelayan merah putih dan di tahun 2026 akan diusulkan dua lokasi lagi yang menjadi tempat pembangunan kampung nelayan merah putih. (Ha)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *