Kader dari Partai Golkar yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Kota Baubau, H. Hasan Basri, terus melakukan koordinasi dan komunikasi bersama Pemerintah Daerah Kota Baubau dan Batalyon TNI agar bisa duduk bersama-sama masyarakat hingga mendapatkan kesepakatan yang mufakat terkait lahan yang akan dijadikan Batalyon tersebut.
Ketika dikonfirmasi, Kader Golkar H. Hasan Basri menjelaskan, saat ini saya terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak diantaranya pihak pemerintah dan pihak Batalyon TNI terkait dengan lahan yang menjadi sengketa karena terdapat kesalahpahaman yang belum disepakati secara bersama.
"Sebagai wakil rakyat saya akan terus mendampingi masyarakat dan terus melakukan koordinasi dan komunikasi baik di pihak Pemerintah Daerah Kota Baubau agar pemkot bisa melihat kondisi masyarakat kita yang saat ini merasa terancam karena lahan orang tua mereka, dipakai tanpa ada komunikasi dari tokoh adat maupun masyarakat setempat, dimana pihak Batalyon TNI ingin menggunakannya sebagai pembangunan markas Batalyon Raja Wakaka," ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Menurut Hasan Basri, permasalahan ini tidak bisa kita biarkan begitu saja karena bagaimanapun juga lahan tersebut merupakan lahan peninggalan orang tua mereka. "Kami dari DPRD Kota Baubau akan melakukan lintas koordinasi dan komunikasi, serta duduk bersama hingga permasalahan ini bisa diselesaikan tanpa merugikan pihak mana pun," tegasnya. (Ha).
Editor : Harry & Sdr. RAL.

