SPIONNEWS, BATAUGA – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk bisa meningkatkan produktivitas dan pengembangan daerah terkait dengan pembangunan infrastruktur di wilayah kabupaten Buton Selatan kantor Bupati Buton Selatan dalam waktu dekat akan mulai dibangun.
Awal pelaksanaan yang ditargetkan pada awal Januari 2026 sedikit terlambat dengan berbagai aktivitas yang tidak bisa di selenggarakan karena penyelenggaraan lelang dan berbagai dokumen belum bisa disiapkan, Bupati Buton Selatan menekankan di awal bulan April 2026, Kantor Bupati Buton Selatan akan diselenggarakan peletakan batu pertama dengan mengundang Gubernur Sulawesi Tenggara bersama dengan Parabela atau tokoh adat yang ada di wilayah Kabupaten Buton Selatan.
Ketika dikonfirmasi, Bupati Buton Selatan H Muhammad Adios menuturkan, kita harus bekerja keras dan banyak bersabar dengan kondisi daerah secara keseluruhan ini dengan pemangkasan anggaran kalau kita hanya mengharapkan anggaran APBD, saat ini kondisi daerah tidak seperti dulu, maka dari situ kita harus banyak lobi-lobi di Jakarta dengan Kementerian dengan membawa rencana-rencana kerja masing-masing OPD khususnya di PUPR Buton Selatan juga dengan PU Provinsi Sultra, bersama dengan Kementerian PU di Pusat Kita juga harus menghadap ke balai.
” Ada juga dari Menteri Perikanan dan kelautan yang berhubungan dengan kondisi daerah kita, sedang kita usahakan, dan di 2026 ini dalam waktu dekat mungkin akan lakukan peletakan batu pertama Kantor Bupati Buton Selatan” Tegas Adios.
Kata Adios, pada peletakan batu pertama ini, saya akan meminta kepada Gubernur Sulawesi Tenggara, langsung akan datang juga seluruh Parabela (tokoh adat) akan hadir, karena Kantor Bupati adalah satu kebanggaan untuk Kabupaten Buton Selatan, selanjutnya kita akan benahi infrastruktur dan menata kembali Buton Selatan dan itu semua kerja PU dan tata ruang.
“Untuk pembangunan Buton Selatan kita sudah tidak lagi terbentur dengan RT RW karena semua sudah kita selesaikan kemarin itu, jadi harus bertahap dan harus banyak bersabar tidak terburu-buru” imbuhnya.
“Karena kalau kita di Jakarta kita harus hadapi dengan santun tidak hanya membawa cerita tapi bawa dengan data sehingga kita bisa dipercaya dan alhamdulillah beberapa perkampungan nelayan, dan kini telah terbukti berada di Teluk Lande” terangnya.
Ia menambahkan, selanjutnya kampung nelayan akan kita dapatkan di Pulau Siompu, Bahari dan Batuatas. Saat ini saya sedang berjuang supaya kita bisa mendapatkan anggaran APBN pelabuhan ferry,, kalau Siompu dan Kadatua sudah ada Pelabuhan ferinya, tinggal di Batu Atas.
“Mudah-mudahan kita ambil secara pelan-pelan step by step Semoga di tahun 2026 ini ada perubahan sekalipun sedikit, terima kasih, mohon doa”Ungkap Adios, saat ditemui di Rumah Jabatan, Sabtu, 4/4/2026. (Ha)
Editor : Harry

