Kegiatan akademik bergengsi ini menjadi momen penting dalam perjalanan karier dan kontribusi intelektual beliau di bidang keilmuan.Sidang promosi doktor ini turut dihadiri tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. H. La Ode Husen, Prof. Dr. H. M. Kamal Hidjaz, dan Dr. Kamri Ahmad.
Adapun tim penguji melibatkan sejumlah akademisi, di antaranya Prof. Dr. H. Sufirman Rahman, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, Prof. Dr. Muhammad Rinaldy Bima, dan Dr. Ilham Abbas.Dalam pemaparannya, Kolonel Kav. Amran Wahid menegaskan bahwa penanganan tindak pidana terorisme perlu sinergitas TNI dengan semua elemen bangsa.
Diperlukan peran strategis TNI dalam penanganan terorisme secara maksimal.Ketua sidang menyampaikan apresiasi atas kualitas penelitian yang disusun, serta ketajaman analisis yang ditunjukkan selama proses ujian berlangsung.
Para penguji juga memberikan berbagai masukan konstruktif guna menyempurnakan hasil penelitian tersebut.Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di lingkungan TNI, untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan intelektual.
Dengan capaian tersebut, Kolonel Kav. Amran Wahid resmi menyandang gelar doktor, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penguatan institusi dan bangsa.Sidang terbuka ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh hadirin, yang turut mengapresiasi dedikasi dan kerja keras beliau dalam menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi.(**)
Editor : Harry

