Di Balik TKA Aru: Ujian Online di Wilayah Pesisir Masih Hadapi Keterbatasan

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru resmi dimulai, namun realitas di lapangan menunjukkan masih adanya ketimpangan infrastruktur pendidikan.

Sebanyak 2.235 siswa mengikuti ujian dari 151 sekolah, tetapi hanya 94 sekolah yang mampu melaksanakan secara mandiri. Sisanya, 58 sekolah, terpaksa menumpang di lokasi lain akibat keterbatasan fasilitas.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Yadi Wibowo, mengakui kondisi tersebut, terutama di wilayah pesisir yang masih menghadapi kendala jaringan dan perangkat.
“Kami berterima kasih kepada kepala sekolah di daerah pesisir yang tetap berupaya menjalankan TKA secara online meski dengan keterbatasan,” ujarnya.

Baca juga : Aru Tembus Peringkat Atas PKK Maluku, Kabupaten Kepulauan Buktikan Kualitas Tak Bisa Diremehkan

Meski demikian, pemerintah daerah tetap mendorong transformasi digital dalam sistem evaluasi pendidikan. TKA disebut sebagai langkah awal untuk menciptakan sistem penilaian yang lebih objektif dan terstandar.

Sekretaris Daerah Yacop Ubjaan dalam pembukaan di SD Negeri 6 Dobo menegaskan bahwa integritas peserta menjadi hal utama dalam pelaksanaan ujian.
Namun, di tengah semangat tersebut, tantangan pemerataan akses pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi pemerintah daerah, terutama di wilayah kepulauan yang terpencar.

Editor : EB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *