Ketika dikonfirmasi dalam keterangan persnya Anggota DPRD Kota Baubau H. Hasan Basri, SE Menjelaskan, terkait dengan video yang menyatakan bahwa sikap saya yang kurang etis sebenarnya tidak benar adanya, saat itu saya sedang mengejar salah satu pendemo yang ingin membakar ban sebelum melakukan aksi bahkan menggunakan bahasa yang kurang etis sehingga saya sedikit emosi dan meminta kepada pendemo untuk dibicarakan secara baik-baik.
"Tadi adik-adik yang demo mereka menggunakan bahasa mau banting-banting anggota DPRD dan ketua dan mengeluarkan bahasa mengancam anggota DPRD" Ungkapnya.
Kata Kader Golkar Baubau, kami di DPR selalu membuka kesempatan kepada siapa saja termasuk adik-adik yang ingin melakukan demo namun harus sesuai dengan etika yang baik dan benar, di mana ketika menyalurkan aspirasi menggunakan bahasa yang baik dan mudah dipahami.
" Aksi demo tadi yang kedua kalinya mereka datang di DPRD setelah melakukan aksi demo di minggu kemarin, Hari ini saya diperintahkan langsung oleh ketua DPRD untuk menerima tamu dari adik-adik yang akan menyalurkan aspirasi di DPRD dan saya menerima seorang diri karena ketua DPRD Kami sedang mengikuti rested di Magelang, dan anggota DPRD lainnya sedang melaksanakan tugas luar kota" Katanya.
Kejadian tadi pun sebenarnya sudah saya utarakan kepada adik-adik yang demo untuk masuk ke ruangan dan saya fasilitasi Sehingga nantinya aspirasi mereka bisa kami dengarkan dan tampung, lanjut dan tindaklanjuti, dan mereka tadi dari 2 Lembaga, dengan tuntutan yang sama.
"Untuk tuntutan yang pertama kami sudah terima bersama dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan mereka, dan karena hal ini masuk pada ranah komisi maka akan kami tindaklanjuti di komisi yang bersangkutan setelah itu dari komisi tersebut akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah kota bau-bau terkait hal tersebut" Imbuhnya.
Katanya, kami di DPRD merupakan Wakil Rakyat dan hanya bisa menerima dan menampung aspirasi Masyarakat, bukan pengambil kebijakan penuh, karena daerah ini dipimpin oleh Walikota.
"Tindakan yang sempat terlihat di video tersebut bukan unsur perencanaan melainkan tindakan spontan yang diakibatkan adik-adik yang mendemo setelah mengucapkan bahasa mengancam akan banting-banting Anggota DPRD yang membuat saya tidak terkendali, kami berharap adik - adik yang demo, harus memiliki etika, ketika kami sudah menghargai kalian, kami juga harus di hargai oleh adik - adik" Ungkapnya. Senin, 20/4/2026 di Ruang kerjanya.
Ujar Legislator Golkar itu, kami selaku wakil rakyat, selalu terbuka kepada masyarakat untuk bisa menyalurkan aspirasi, kami berharap adik-adik yang membawa aspirasi atas nama masyarakat membawa juga masyarakat yang menjadi dampak atau korban dari kondisi daerah.
"Kami berharap bagi masyarakat dan adik-adik yang mau menyalurkan aspirasi bisa langsung berkomunikasi dengan DPRD komisi yang membidangi permasalahan tersebut dan nantinya akan menjadi pembahasan di DPRD selanjutnya pemerintah Kota Baubau akan dikomunikasikan sehingga permasalahan tersebut bisa terealisasi dan terselesaikan dengan baik tanpa harus demo atau menggunakan bahasa yang kasar" Tuturnya. (**)
Editor : Harry

