Aksi Demonstrasi di PT.BPM Terkait Tidak dibayarkan Upah Buruh

“Mahasiswa, Masyarakat Tanah Abang Gelar Aksi Demonstrasi di PT BPM, Soroti Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja”

SPIONNEWS, BUTON – Sejumlah mahasiswa bersama masyarakat Tanah Abang menggelar aksi demonstrasi di depan PT Buton Mandiri Perdana (BMP) sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait dugaan pelanggaran hak-hak pekerja. Dalam aksi tersebut, massa juga melakukan aksi simbolik berupa pemasangan tanda penyegelan di area perusahaan sebagai bentuk protes.(11/6/2026).

Menurut keterangan dari pihak penyelenggara aksi, gerakan ini dikoordinasikan oleh Syahru Ramadhan, mantan Ketua BEM FISIP Universitas Muhammadiyah Buton, bersama Riki, mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Buton, dan Syukur, Ketua BEM FKIP Universitas Muhammadiyah Buton, dengan dukungan mahasiswa dari berbagai elemen serta masyarakat Tanah Abang.

Pada aksi tersebut, para peserta menyampaikan tuntutan agar pihak PT Buton Mandiri Perdana (BMP) segera menyelesaikan persoalan yang mereka duga berkaitan dengan hak-hak pekerja. Massa aksi mengklaim terdapat karyawan yang menerima upah di bawah Upah Minimum Regional (UMR) dengan masa kerja yang berbeda-beda, yakni sekitar empat tahun, satu tahun, enam bulan, dan sembilan bulan. Atas dasar itu, mereka mendesak perusahaan memenuhi kewajiban pembayaran upah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menyelesaikan hak-hak para pekerja.

Koordinator aksi menyatakan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dan masyarakat terhadap perlindungan hak-hak tenaga kerja serta upaya mendorong perusahaan untuk memberikan penjelasan dan menyelesaikan tuntutan yang disampaikan melalui dialog.

Aksi yang berlangsung pada 9 Juli 2026 tersebut mendapat pengawalan aparat keamanan dan berlangsung dengan penyampaian aspirasi secara terbuka. Hingga aksi berakhir, massa menyatakan akan terus mengawal perkembangan penyelesaian persoalan tersebut melalui mekanisme yang berlaku. Sementara itu, tanggapan resmi dari pihak PT Buton Mandiri Perdana (BMP) terkait tuntutan yang disampaikan mahasiswa dan masyarakat masih dinantikan agar masyarakat memperoleh informasi yang berimbang.(**)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *