
SPIONNEWS, SIOMPU, — Keindahan alam Pulau Siompu yang masih alami dan keramahan masyarakatnya kembali mengundang decak kagum tamu dari berbagai belahan dunia. Sebanyak 7 kapal pesiar dan kapal pesiar peserta Sail Indonesia berlabuh di perairan Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan, membawa wisatawan mancanegara dari Amerika Serikat, Selandia Baru, Australia, Swedia, Inggris, dan Inggris Raya. Selain menikmati pesona laut jernih, pantai pasir putih, dan kekayaan budaya lokal, para tamu asing ini juga menyempatkan diri berkunjung ke sekolah di pulau ini untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para pelajar setempat.
Daftar Kapal dan Wisatawan Asing yang Berkunjung
Ali, Pemandu Wisata Pulau Siompu yang mendampingi seluruh rombongan, merinci nama kapal serta nama-nama wisatawan yang berkunjung:
- ALDABRA
- Nancy Claire Morrison (Amerika Serikat)
- Jeffrey Wayne Fredrick (Amerika Serikat)
- Cheryl Lee Rockwell (Amerika Serikat)
- Jeffrey Christopher Rockwell (Amerika Serikat)
- SUNRISE
- Jonathan Cressey Durning (Amerika Serikat)
- Joanne Higgins (Selandia Baru)
- Jason Arlen Clark (Amerika Serikat)
- THE ANSWER
- Anthony James Berglas (Australia)
- KERPA
- Paul Lorenz Osterberg (Swedia)
- Kristin Ingrid Margareta (Swedia)
- MADELEINE
- Christopher Hill (Inggris)
- Elizabeth Helen Hassel (Inggris)
- George Hill (Inggris)
- Scott Hill (Inggris)
- HAWKEYE
- Richard Freeborn (Inggris Raya / Inggris)
- Alexandra Blakeman (Inggris Raya / Inggris)
- ALLEGRIA
- Philippe Jaques Raymond Laurans (Australia)
- Mary Constance Morrisroe (Australia)
Ali menjelaskan bahwa keistimewaan kunjungan kali ini bukan hanya pada jumlah kapal dan negara asal wisatawan, melainkan niat tulus mereka untuk berbagi.
“Para wisatawan ini tidak sekadar berwisata menikmati keindahan laut dan pantai Siompu. Mereka juga menyempatkan waktu berkunjung ke salah satu sekolah di Pulau Siompu untuk berbagi ilmu, bercerita tentang budaya negara asal mereka, dan berinteraksi langsung dengan anak-anak sekolah. Anak-anak kita sangat antusias belajar bahasa asing langsung dari penutur aslinya, mendengar cerita tentang kehidupan di Amerika, Australia, Eropa, dan Selandia Baru. Matanya berbinar mendapat wawasan baru,” ungkap Ali.
Selain kegiatan di sekolah, para wisatawan juga diajak menjelajahi keindahan bawah laut, menikmati kebersihan pantai pasir putih, serta mencicipi kuliner dan melihat kerajinan tangan khas masyarakat Siompu.
“Mereka semua kagum. Kata mereka, Pulau Siompu masih sangat alami, air lautnya jernih, dan masyarakatnya sangat ramah. Banyak yang berjanji akan kembali lagi dan menceritakan keindahan tempat ini ke teman-temannya di negara asal,” tambahnya.
Kunjungan ini membawa dampak ganda: promosi pariwisata Buton Selatan meluas ke dunia internasional, sekaligus memotivasi generasi muda Siompu untuk belajar lebih giat dan membuka wawasan global.
“Kami berharap kunjungan kapal Sail Indonesia ini semakin rutin setiap tahunnya. Anak-anak kita jadi termotivasi, dan ekonomi masyarakat lokal pun ikut tumbuh dari penjualan kerajinan, kuliner, dan jasa pemandu wisata. Semoga pemerintah daerah semakin memfasilitasi dan mempromosikan Pulau Siompu sebagai destinasi wisata internasional yang ramah dan edukatif,” harap Ali. (**)
Editor : Harry

