SPIONNEWS.ID, BAUBAU – Sosok gitaris yang satu ini adalah Santri Ponpes Al-Ikhlas Pasarwajo Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Rusman A. La Marae. Ia merupakan santri yang baru saja bergabung dengan keluarga besar Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhlas Pasarwajo.
Rusman A. La Marae dilahirkan di Buton pada tanggal 28 April 2010 lalu dari pasangan Saudara Rusly dan Saudari Nurinda. Ia memiliki hobi di bidang musik karena sejak duduk di bangku kelas 8 SMP Negeri 4 Baubau, atas permintaannya sendiri untuk dibelikan gitar, sehingga orang tuanya pun mengabulkan permintaannya itu.
Pada akhirnya dirinya pun bisa belajar dengan serius dan penuh kesungguhan untuk memetik gitar hingga mahir seperti saat ini, belajar gitarnya itu ia lakoni berbulan-bulan lamanya, baik secara otodidak atau pun dilatih oleh kawan-kawannya sebaya dan orang dewasa atau pun orang tua yang telah mahir memetik gitar yang ditemuinya.
Sebelum tercatat sebagai Santri Ponpes Al-Ikhlas Pasarwajo Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, Rusman A. La Marae pernah tercatat sebagai siswa Kelas X Jurusan Akuntansi SMK Negeri 1 Baubau selama 6 bulan lamanya, lalu pindah sekolah ke SMA Negeri 4 Siotapina Kabupaten Buton. Dan pada pertengahan Agustus 2026, ia pun dipindahkan oleh orang tuanya ke Ponpes Al-Ikhlas Pasarwajo. Semoga di ponpes ini, dirinya bisa lebih memperdalam ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum lamanya serta bisa mengembangkan bakatnya di bidang musik.
Sejarah singkat Rusman A. La Marae masuk Ponpes Al-Ikhlas Pasarwajo
28/8, 13.55] Rusly, S.Mn. selaku orang tua dari Rusman A. La Marae sebagai calon santri Pondok Pesantren Al Ikhlas Pasarwajo menghubungi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, H. Hasim Umar, S.Pd: “Maaf pak, anakku sudah siap ke pondok. Kapan kita antar dia ke pondok? Demikian, mohon petunjuk dan arahannya, terima kasih. 🙏,” ucap Saudara Rusly via Whatsapp, Jumat (28/8/2025). “Nanti saya ngasi info,” jawabnya singkat.
Selanjutnya, pada Sabtu (29/8/2025) sekitar jam 07:45 WITA, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Baubau, H. Hasim Umar, S.Pd kembali menghubungi Saudara Rusly, S.Mn. selaku orang tua dari Rusman A. La Marae sebagai calon santri Pondok Pesantren Al Ikhlas Pasarwajo Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara, bahwa; “Kita punya anak pagi ini jam 10 saja ke Pasarwajo,” tegasnya.
“Maaf Pak, kami sudah siap ke Pasarwajo. Untuk itu, mohon petunjuk dan arahannya. 🙏,” jawab Saudara Rusly sekitar jam 11.09 WITA.
Alhamdulillah sekitar jam 14.00 WITA kami berempat, H. Hasim Umar, S.Pd, Rusly, S.Mn., Herman, S.Pd., M.Si (sopir) dan Rusman A. La Marae (calon santri Pondok Pesantren Al ikhlas Pasarwajo) menuju Pasarwajo dengan mengendarai kendaraan roda empat.
Hari itu merupakan hari yang sangat bersejarah bagi ananda Rusman A. La Marae. Pasalnya, di hari itu setelah tiba di Desa Kaombeli Kecamatan Pasarwajo, setelah mobil kami diparkir dan kami hendak berjalan menuju ke rumah Kepala Kementerian Agama Kabupaten Buton. Tibalah pula mobil dari Kota Baubau yang ditumpangi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara bersama rombongannya. Akhirnya, setelah disambut oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Butonkami bersama rombongan tersebut menuju ke rumah Kepala Kementerian Agama Kabupaten Buton. Setelah tiba di rumah itu, kami langsung disambut oleh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Buton dan Buton Utara. Kami pun dipersilahkan makan bersama-sama dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara

