SPIONNEWS, BATAUGA, — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Selatan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton Selatan Tahun Anggaran 2026.
Rapat dipimpin oleh pimpinan DPRD dan dihadiri oleh 20 dari total 25 anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan, serta dihadiri pula oleh unsur pimpinan daerah, Bupati Buton Selatan di Wakili Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto, Staf Ahli dan Asisten Setda Buton Selatan, Seluruh Kepala OPD Buton Selatan.
Pimpinan rapat menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota yang hadir, serta kepada pemerintah daerah yang telah menyusun rancangan perubahan anggaran ini.
Dalam Sebutan Bupati yang diwakili Sekda La Ode Harwanto, menjelaskan bahwa perubahan APBD ini disusun sebagai respon terhadap dinamika perkembangan kondisi daerah, baik dari sisi pendapatan maupun belanja, serta penyesuaian terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Penyesuaian ini diperlukan agar alokasi anggaran tetap terarah, efektif, dan efisien, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah.
Struktur Perubahan APBD Tahun 2026, Pemerintah daerah memaparkan rincian struktur anggaran dalam rancangan perubahan APBD 2026 sebagai berikut:
1. Pendapatan Daerah
Rancangan pendapatan daerah: Rp 533.433.056.273,00
2. Belanja Daerah
Rancangan belanja daerah: Rp 576.948.875.483,35
3. Pembiayaan Daerah
- Penerimaan Pembiayaan: Rp 43.515.819.210,35
- Pengeluaran Pembiayaan: Nihil
Pemerintah daerah berharap rancangan perubahan APBD ini dapat segera disepakati bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Buton Selatan, sehingga pelaksanaan anggaran dapat berjalan efektif dan program-program pembangunan tepat sasaran.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD yang hadir atas kerja sama dan kemitraan yang telah terjalin. Semoga kesepakatan yang dihasilkan membawa kebaikan dan kemajuan bagi Kabupaten Buton Selatan,” demikian disampaikan dalam rapat tersebut.
Dengan kehadiran 20 anggota, rapat dinyatakan sah dan pembahasan berlangsung secara konstruktif demi tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Buton Selatan. (Ha)
editor : Harry

