SPIONNEWS.ID, Dili – Universitas Muslim Buton (UMU Buton) memperluas kiprahnya di tingkat internasional dengan berpartisipasi dalam Indonesian Higher Education Fair (IHEF) 2026 yang digelar di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili, Timor-Leste, 8–10 September 2026.
Keikutsertaan UMU Buton menjadi momentum untuk memperkenalkan kampus, program studi, layanan akademik, serta peluang beasiswa kepada masyarakat dan generasi muda Timor-Leste.
Rektor UMU Buton, Dr. La Ode Rasmin, M.Pd., mengatakan kehadiran UMU Buton dalam IHEF 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Timor-Leste.
“Keikutsertaan UMU Buton dalam Indonesian Higher Education Fair 2026 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan UMU Buton kepada masyarakat Timor-Leste sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan yang lebih luas antara Indonesia dan Timor-Leste,” ujar La Ode Rasmin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka kesempatan bagi generasi muda Timor-Leste untuk mengenal dan melanjutkan pendidikan tinggi di UMU Buton.
“Kami tidak hanya ingin hadir untuk mempromosikan program pendidikan, tetapi juga membangun hubungan akademik dan kemitraan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Selain memperkenalkan UMU Buton, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili dalam bidang pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan bahasa dan kebudayaan.
Rektor UMU Buton menyampaikan apresiasi kepada Prof. Tasrifin Tahara, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili, atas dukungan dan kesempatan yang diberikan kepada perguruan tinggi Indonesia untuk memperkenalkan pendidikan tinggi kepada masyarakat Timor-Leste.
Dalam kegiatan tersebut, UMU Buton juga mendapat dukungan dari Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia Kepulauan Buton, Drs. H. Ibrahim Marsela, M.M., yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan.
Ibrahim Marsela mendorong UMU Buton untuk terus memanfaatkan peluang internasional guna memperluas kerja sama dan meningkatkan kiprah perguruan tinggi di tingkat global.
“Kami sangat mendukung keikutsertaan UMU Buton dalam kegiatan ini. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan UMU Buton di tingkat internasional dan membuka jalan bagi kerja sama yang lebih luas,” ujarnya.
Ia berharap partisipasi UMU Buton dalam IHEF 2026 dapat menghasilkan mahasiswa internasional, kerja sama akademik, serta berbagai program konkret antara UMU Buton dan Timor-Leste.
Melalui keikutsertaan dalam IHEF 2026, UMU Buton menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring global, membuka akses pendidikan bagi mahasiswa internasional, serta memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Timor-Leste.
Dari Buton ke Dili, UMU Buton membawa semangat internasionalisasi dengan menjadikan pendidikan sebagai jembatan kerja sama dan persahabatan kedua negara.

