“Hari Pertama Berkantor Bupati Buton Selatan Didemo Masyarakat”
SPIONNEWS.ID, Batauga – Hari pertama berkantor, Bupati Buton Selatan mendapatkan tamu aksi demonstrasi dari Gerakan Pemuda Buton Selatan di halaman kantor Bupati Buton Selatan di Lingkungan Laompo, Kelurahan Laompo, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Rabu (5/3/2025).
Dalam demo tersebut massa meminta agar Bupati Buton Selatan segera melakukan evaluasi terhadap program kerja yang telah dikemukaka.,
Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios menyatakan bahwa; akan mengevaluasi kembali kinerja kandidat yang akan ditetapkan menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) definitive Buton Selatan. Terlebih, saat ini posisi tersebut tengah diisi oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekda yang dilantik oleh Pj. Bupati Buton Selatan sebelumnya yaitu Muhammad Ridwan Badallah.
Pasalnya, menurut Adios menetapkan kandidat untuk menjadi Sekda harus individu yang mempunyai inisiatif tinggi dan cepat tanggap agar dapat membantu dan mendampingi dirinya untuk menjalankan mandat sebagai Kepala Daerah Buton Selatan.
“Semua sudah bagus akan tetapi yang menjadi kandidat sekda nanti siap bekerja dengan saya,” kata Adios kepada awak media ini, Rabu (3/5/2025) di Ruang Kerjanya.
Ia pun mengungkapkan perihal penetapan status Penjabat Sekda tidak serta merta harus ada audiensi dengan dirinya selaku Bupati Buton Selatan. Adios mengatakan tetap akan ada perombakan kabinet lingkup Pemkab Buton Selatan di masa kepemimpinannya.
Sebab dirinya ingin melihat ada perubahan yang siginifikan pada Kabupaten Buton Selatan untuk 5 tahun kedepan. “Perubahan kabinet (itu, red) kembali kepada hak saya, tunggu tanggal mainnya,” pungkasnya.
Namun, pihaknya masih mempertimbangkan serta mengevaluasi kembali ASN yang sesuai dengan kriteria yang cocok untuk bergabung dalam kabinetnya. Sebab saat ini dirinya serba cermat dan hati-hati, dimana yang akan menjadi Sekda nanti adalah individu yang harus sesuai dengan disiplin ilmu yang ditekuni. “Saya menghendaki bahwa yang mendampingi saya kembali kepada disiplin ilmunya,” imbuhnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Aksi Gema Buton Selatan, Isra mengutarakan tuntutan mereka kepada Bupati Buton Selatan untuk menyelesaikan dan membatalkan pelantikan yang dilakukan oleh Ridwan Badallah pada Selasa (18/2/2025), sebab belum mempunyai pertek dan izin kemendagri.
“Hal ini akan merusakan marwah kepemerintahan Buton Selatan dan melahirkan dualisme Sekda dan OPD,” kata Isra.
Disamping itu, masa aksi meminta Bupati Buton Selatan agar pembangunan di wilayah kepulauan harus dipercepat. Termasuk pemasangan kabel bawah laut yang menghubungkan Pulau Kadatua dan Pulau Siompu.
Sedangkan untuk Pulau Batua Atas mereka meminta agar pasokan sumber daya listrik merata hingga 24 jam seperti pada wilayah daratan Kabupaten Buton Selatan.(*)
Penulis: (ha)
Editor: Saudara RAL.
