Wujudkan Polri, Personal Yang Spritual Menuju Ke Salehan

SPIONNEWS, Baubau | Polres Baubau memperingati Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1444 H/ 2023 M, bertempat di Aula Kemitraan Polres Baubau dengan tema “Semangat Isra Mi’raj Menguatkan Keimanan, Ketakwaan dan Soliditas guna Mewujudkan Polri Presisi” Jumat (24/02/2023).

Kegiatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri oleh Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan Misalayuk, SH, SIK, MSi, Walikota Baubau, Dandim 1413/ Buton, Waka Polres Baubau, Danyon B Pelopor Batauga, Danki 725 Woroagi Baubau, Dan Pos AL Baubau, Ketua MUI Baubau, Imam Masjid Agung Baubau, Imam Masjid Al Iman Polres Baubau, para PJU Polres Baubau, Para Kapolsek Jajaran Polres Baubau, seluruh personil Polres Baubau, Perwakilan Personil Batalyon B Pelopor Batauga, Perwakilan Personil Kompi 725 / Woroagi Baubau, Perwakilan Personil Kodim 1413/ Buton, Personil Pos AL, Ibu Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Baubau dan para Pengurus Bhayangkari Cabang Baubau serta para Ketua Bhayangkari Ranting Polres Baubau.

Kapolres Baubau yang diwakili oleh Waka Polres Baubau, Kompol Abdul Gani Sirait, SE, SIK mengatakan; “Kita dapat menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW untuk memperingati salah satu peristiwa yang paling bersejarah dalam perjalanan kenabian Rasulullah SAW,” ujarnya.

Kita semua berharap dan berdoa, lanjut Abdul Gani Sirait, semoga peringatan Isra Mi’raj tahun ini dapat mempertebal keyakinan kita kepada Allah SWT, meyakini kebenaran atas risalah kenabian Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan pencipta alam semesta.

“Isra Mi’raj tidak hanya merupakan bagian dari transformasi spiritual tetapi juga transformasi sosial. Transformasi spiritual mengajarkan kita semua untuk senantiasa taat, tunduk, dan patuh kepada apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, dan transformasi sosial, mengajak kita semua untuk senantiasa melakukan perubahan, dari kesalahan menuju kesalehan, dari jalan gelap menuju terang, dan dari keterbelakangan menuju kemajuan,” tuturnya.

Tambahannya, setiap kali kita memperingati Isra Mi’raj, ada dua hal penting yang patut kita teladani. Pertama, mengenang perjuangan Nabi Muhammad dalam menyebarkan ajaran Islam, utamanya dalam menegakkan shalat dan kedua meneladani perjuangannya yang amat berat untuk membangun umat, bangsa, dan negara melalui transformasi spiritual dan transformasi sosial.

“Saya mengajak kepada umat beragama khususnya Kota Baubau untuk terus membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kita juga harus terus-menerus membangun kerukunan antar umat beragama,” harapnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan, mari kita jadikan peringatan Isra Mi’raj tahun  ini sebagai momentum untuk memantapkan kerukunan umat beragama, membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan toleransi beragama.

Selanjutnya Ceramah peringatan Isra Mi’raj dibawakan oleh Ustad K.H. Abdul Rasid Sabirin, LC, MA. Dirinya menjelaskan bahwa, Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara, Mi’raj adalah naiknya Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha, langit tertinggi yang tak dapat dijangkau oleh makhluk apa pun. “Perjalanan yang sangat jauh itu dialami Rasulullah dalam waktu yang sangat singkat,” ungkapnya.

Di balik mukjizat yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tersebut, masih kata Abdul Rasid Sabirin, tak hanya menunjukkan kebesaran-Nya tetapi juga membawa sejumlah hikmah bagi setiap muslim. “Peristiwa Isra dan Mi’raj menjadi bukti keagungan dan kekuasaan Allah SWT yang diperlihatkan secara langsung. Sebab, perjalanan Nabi Muhammad SAW seolah tak masuk akal apabila dituntaskan hanya satu malam,” tutupnya. (*)


Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *