“Pemkab Buton Selatan Kombinasikan Kabel Bawah Laut dan Transmisi untuk Kelistrikan di Kepulauan”
SPIONNEWS , Batauga – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan akan mengkombinasikan penggunaan kabel transmisi dan kabel bawah laut untuk kelistrikan di wilayah Kecamatan Kepulauan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Darus Salam mengungkapkan untuk menambah pasokan listrik di wilayah Kepulauan pihaknya mengusulkan melalui jalur kabel transmisi.

Adapun Wilayah yang menjadi sasaran pembangunan proyek tersebut yakni Pulau Kadatua, Liwuto Ngkidi, dan Siompu. Penggunaan kombinasi kabel bawah laut dan transmisi didasari oleh kondisi lokasi perairan antara Pulau Kadatua dan Wilayah Sulaa (Baubau) yang merupakan jalur aktif transportasi laut menuju wilayah timur Indonesia.
Oleh sebab itu, penggunaan kabel laut dianggap cukup efektif untuk menyalurkan aliran listrik hingga sampai ke Pulau Kadatua.
Sedangkan penggunaan kabel transmisi akan mulai dibentangkan mulai dari ujung Pulau Kadatua melintasi Liwuto Ngkidi hingga sampai ke Pulau Siompu.

Diperkirakan akan bangun sekitar 12 tower untuk penyambungan kabel transmisi. Sehingga aliran listrik di wilayah Kecamatan dapat menjadi 24 jam.
Darus menyebutkan langkah strategis tersebut merupakan salah satu alternatif yang diambil oleh Pemkab Buton Selatan dalam menyiapkan pasokan listrik di seluruh wilayah Buton Selatan bahkan hingga ke pelosok daerah. “Ini kan salah satu alternatif, mungkin akan hybrid akan digabung antara transmisi dan kabel bawah laut,” Ungkapnya kepada awak media, Senin (7/7/2025).
Manager Jaringan PLN ULP Kota Baubau, Merdin Kasim mengatakan peningkatan kelistrikan di wilayah Buton Selatan saat ini terfokus pada Kecamatan Batu Atas.
“Saat ini aliran listrik di Kecamatan Kepulauan tersebut sudah ditingkatkan menjadi 12 jam dari yang semula 6 jam setiap hari” ungkapnya.

Ucapnya, Terkait program Pemkab Buton Selatan yaitu penggunaan kabel bawah laut dan transmisi pihaknya mendukung dengan bersama membentuk tim kerja untuk menyusun proposal rencana pembangunan infrastruktur ketenaga listrikan untuk wilayah kepulauan.
Pihaknya belum dapat memastikan rencana pengerjaan proyek tersebut sebab saat ini masih dalam tahap perencanaan. Ia menuturkan setelah semua rampung disusun baru akan dilakukan peninjauan untuk mengeksekusi pengerjaan kabel transmisi lintas pulau tersebut.
“Nanti setelah perencanaan baru kita bicara teknisnya,” imbuhnya. (Ha)
Editor : Harry

