Mantan Aktivis HMI Desak Gubernur Maluku: Copot Kadis Pariwisata, Jais Ely

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Mantan Ketua umum HMI komisariat pertanian Darussalam Ambon. ruslan, secara tegas mendesak gubernur Maluku Hendrik lewerissa untuk mencopot kadis pariwisata Jais Ely dari jabatannya, desakan ini muncul menyusulnya kinerja buruk yang dinilai telah merusak citra pelayanan publik di provinsi di Maluku.

Ruslan menilai Ahmad jais Ely, telah gagal dalam menjalankan tugas sebagai kadis pariwisata Provinsi Maluku , mulai dari masa pemerintahan Murad ismail- Barnabas orno hingga pemerintahan yang baru berjalan di bawah kepimpinan Hendrik lewerissa- Abdullah vanat, selama menjabat sebagai kadis pariwisata Jais Ely dinilai tidak punya kontribusi besar untuk pariwisata di muluku, ungkapnya ke media, selasa (22/07/2025)

Menurutnya, banyak persoalan mendasar yang seharusnya dikerjakan oleh kadis pariwisata guna mendongkrak pendapat asli daerah (PAD) Maluku lewat sektor pariwisata

“Banyak tempat wisata di Maluku yang seharusnya di perbaiki dan dipromosikan agar lebih kenal luas secara nasional salah satunya destinasi wisata pantai Liang, pulau osi, wisata pulau ora, tempat wisata pulau tujuh pasanea, selat valentine di sbb, dan masih banyak tempat- tempat wisata yang seharusnya di perhatikan dan kembangkan dengan baik sebagai pendapatan asli daerah, ini menjadi cermin dan bukti nyata ketidakmampuan Jais Ely dalam memimpin dan menggelola pariwisata provinsi Maluku,” tuturnya

Baca Juga : Pajak Sampah Disperindag Dan Pajak Sampah DLHP Di Pasar Waiheru, Pedagang Menjerit

Lebih lanjut, ruslan menyayangkan sikap reaktif kadis pariwisata Jais Ely yang dimana hanya bergerak ketika masalah sudah menjadi sorotan publik, ini menunjukan tidak adanya sikap kepemimpinan yang proaktif dan keberpihakan kepada rakyat.

“Sikap vasif dan hanya bertindak setelah viral bukanlah karakter pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Maluku saat ini, sebagai Kadis Pariwisata dan pelayan masyarakat seharusnya Jais Ely lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat. Ketidak pekahan terhadap masyarakat menunjukan bahwa Jais Ely tidak pantas dan layak untuk menduduki jabatan tersebut,” ujar Eks Aktivis HMI

Masih kata Ruslan, Gubernur harus bertindak tegas, jangan biarkan kepala- kepala OPD seperti ini menjadi titik lemah pemerintahan ini, jangan lindungi pejabat yang gagal ataupun melanjutkan masa jabatannya,kami akan demo desak gubernur copot kadis pariwisata, tegasnya

Lebih jauh Ruslan menambahkkan, Sebagai pembanding, justru dirinya memberikan apresiasi dan salut kepada kabupaten Halmahera selatan provinsi Maluku utara yang di mana dulu lahir dari provinsi Maluku, kini pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata Halmahera selatan mencapai 350 juta per tahun 2024 itupun bersumber dari retribusi wisatawan yang datang berwisata di Halmahera selatan yang nota benenya sekelas kabupaten.

“Kalau tau diri dan sadar diri tidak mampu menjalankan amanah, mundur itu lebih terhormat. ini soal integritas,” cetusnya (**)

Editor : SpionNews Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *