Musrembang RPJMD Buton Selatan, Target Kembangkan Kawasan Baru

SPIONNEWS, BATAUGA – Musrembang RPJMD Buton Selatan dihadiri oleh 2 tokoh nasional dari Sulawesi yang pertama Anggota DPD RI, H. MZ Amirul Tamim, dan Prof. Sumbangan Baja, untuk memberikan keterangan terkait pengembangan percepatan dalam membangun daerah Kabupaten Buton Selatan, dialog Musrembang tersebut di pandu oleh Bappeda Sultra, Dan Bappeda Kabupaten Buton Selatan.

Pad kesempatan tersebut, menghadirkan para Anggota DPRD Buton Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan, Kepala OPD Buton Selatan, Kepala Desa dan tokoh – tokoh masyarakat.

Dalam wawancara eksekutif, Kepala Bappeda Buton Selatan Amir Sarlito Womal mengatakan “setelah melakukan musyawarah ini kami akan mencoba menyempurnakan dari RPJMD rancangan akhir, target kami, paling lambat hari Rabu sudah kami selesaikan, selanjutnya kita akan melakukan kesepakatan bersama dengan pihak DPRD dalam bentuk perda” Ungkapnya pada awak media, Sabtu, 26/7/2025.

Lebih jauh, ia menuturkan, kami akan meminta masukan dari setiap para OPD mulai dari rancangan awal, termasuk dari hasil sebelumnya kami juga telah melakukan koordinasi dengan tim tenaga ahli, termasuk juga dalam mu trend perangkat daerah, penerjemahan dalam pelaksanaan RPJMD ini, sehingga setiap recorder dan masyarakat tentunya nanti dalam rancangan akhir akan ada saran dan masukan dari setiap OPD, sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam dokumen RPJMD.

Pj. Sekda Buton Selatan, La Ode Darusalam saat Musrembang RPJMD Buton Selatan.

“Terkait dengan strategis yang akan dilakukan oleh setiap OPD hal ini sudah kami lakukan untuk menghubungkan visi dijabarkan menjadi 6 Misi dan 6 tujuan dan 22 sasaran, masing-masing perangkat daerah sudah melihat mereka akan menjawab terhadap misi mana dan tujuan mana serta sasaran mana yang akan dioptimalkan dan itu merupakan perangkat OPD yang menjawab” jelasnya.

Ia menjelaskan, paskah ini Bupati akan memanggil seluruh kepala OPD, yang merupakan bagian dari pada evaluasi, karena tentunya sudah kita dengar dari Prof. Sumbangan Baja, kita bukan start dari nol tapi menurut beberapa langkah, untuk melakukan kiat-kiat untuk melakukan akselerasi, untuk seluruh perangkat daerah.

“Oleh karena itu sangat dibutuhkan oleh perangkat daerah akselerasi, dari seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Buton Selatan” tegasnya.

Ungkap Amir, untuk menangkap peluang yang ada pak bupati juga sudah melihat ketika pengembangan provinsi Kepulauan Buton, di tingkat daerah kita sudah mempersiapkan daerah pengembangan baru di mana salah satunya adalah distrik Sampolawa, di tingkat saat ini untuk Kabupaten Buton Selatan, Batauga sebagai sentral pelayanan pemerintahan, kota satelit penyangga utama adalah Sampolawa, di tingkat regional penyangga ekonomi Kabupaten Buton Selatan ada dua isu yang bisa ditangkap, terkait dengan pengembangan Provinsi Kepulauan Buton, dan mimpi besar jembatan Buton – Muna, terkait dengan penyeberangan Ferry , Wara- Wamengkoli dan dikembangkan antar Pulau Kadatua Batauga, serta Kadatua Siompu.

“Dan ini akan mempercepat proses perkembangan antara kepulauan dan daratan, kemudian terkait dengan Buton Selatan sebagai penyangga Kota Baubau , kalau kita melihat seluruh wilayah di Kota Baubau, yang paling banyak akses masuk ke sana adalah Kabupaten Buton Selatan, dari akses laut kita melihat dari Batulo, kemudian jembatan batu, kemudian pelabuhan Murhum, kemudian pelabuhan sulaa, tapi kan sudah punya 4 pintu, kemudian pada sisi wilayah darat, kita akses masuknya dari Pantai nirwana, kemudian Labalawa, masuk dari Bungi lewat Handea, Sorawolio” tuturnya.(Ha)

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *