Ketua NU Cabang SBB: Jangan Terjebak Primordialisme Soal Sekda SBT


SPIONNEWS.ID, MALUKU – Polemik siapa yang layak menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) kembali mencuat. Menyikapi hal tersebut, Irfan Patty, SH pemuda pejuang pemekaran SBT dan SBB yang tergabung dalam barisan muda Iksamuni menegaskan bahwa semua pihak sebaiknya tunduk pada aturan kepegawaian, bukan pada isu primordialisme sempit.
“Jangan terjebak pada sentimen asal-usul. Sejak awal perjuangan pemekaran, Iksamuni berjuang dengan semboyan Seram untuk semua. Karena itu, wajar bila ada putra Seram Selatan atau Seram Utara yang dipercaya menjadi sekda di SBB maupun SBT,” kata Irfan, yang kini juga menjabat sebagai Ketua NU Cabang SBB, Jumat (19/09/2025)


Irfan Patty mengingatkan, Jabatan Sekda merupakan murni proses kepegawaian yang diatur regulasi, bukan keputusan politik. Ia mencontohkan Sekda Provinsi Maluku yang berasal dari SBT namun tidak dipermasalahkan oleh daerah lain.
“ASN itu diikat aturan. Kalau ada yang merasa keberatan soal sanksi atau kebijakan kepegawaian, mekanismenya jelas, silakan tempuh jalur PTUN. Jangan dipersonalisasi ke Sekda, karena itu bagian dari sistem yang melibatkan banyak pihak hingga kepala daerah,” tegasnya.


Lebih jauh, Ketua NU SBB itu mengajak generasi muda SBT melihat sejarah dengan jernih. Ia menekankan bahwa Qadri Amahoru, calon kuat Sekda SBT, memiliki rekam jejak panjang di daerah tersebut.
“Pak Qadri Amahoru dibesarkan di SBT, pernah jadi camat dan kepala pemerintahan, Jadi sangat wajar jika dipercaya menduduki kursi Sekda karena kedekatannya dengan masyarakat,” ujarnya.


Diakhir penyampaian Ketua NU Cabang SBB itu menutup dengan seruan agar semua pihak kembali pada semangat perjuangan pemekaran SBB dan SBT “Membangun Maluku dengan jiwa besar, bukan mempersempitnya dengan kepentingan kelompok” (EB)

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *