SPIONNEWS.ID MALUKU – Kabar gembira datang untuk masyarakat Kecamatan Kesui Watubela, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Setelah sekian lama hanya menikmati listrik terbatas 6 hingga 12 jam per hari, PLN berkomitmen menyalakan listrik di Pulau Watubela dan Namalomin selama 24 jam penuh pada Desember 2025 mendatang.
Langkah cepat ini lahir dari pertemuan anggota DPRD SBT Fraksi PKB bersama jajaran pimpinan wilayah PLN Maluku-Maluku Utara (MMU) pada 3 Oktober 2025. Hasilnya langsung ditindaklanjuti oleh PLN dengan memastikan program penyalaan penuh di dua wilayah kepulauan tersebut.
Penasehat Forum Komunikasi Pemuda Pelajar Watubela (FKPPM), Latu Keliangin, mengapresiasi perjuangan Ketua Fraksi PKB, Rudi Wajo, bersama rekan-rekan Komisi yang dinilai tulus memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Sebagai anak Watubela, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fraksi PKB DPRD SBT yang telah berjuang menghadirkan listrik 24 jam di Watubela dan Namalomin. Ini bukan sekadar fasilitas, tetapi kebutuhan vital yang akan membantu nelayan dalam menyimpan hasil tangkapan dan mendorong ekonomi daerah,” tegas Latu Keliangin.minggu (05/10/2025)
Latu menambahkan, persoalan listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat di daerah 3T, terutama Watubela yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Selama ini, keterbatasan listrik membuat hasil tangkapan ikan cepat membusuk sehingga menghambat perputaran ekonomi.
Dengan beroperasinya listrik 24 jam, diharapkan masyarakat bisa lebih leluasa menyimpan hasil laut, menjaga kualitas ikan, dan meningkatkan nilai jual di pasar. Hal ini sekaligus menjadi pendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Maluku yang ditopang oleh sektor perikanan.
“Perjuangan ini membuktikan wakil rakyat bisa menyentuh kebutuhan paling mendasar masyarakat. Semoga realisasi listrik 24 jam benar-benar terwujud akhir tahun ini, dan menjadi awal kemajuan baru bagi Watubela,” tutup Latu Keliangin
Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

