“Pemda Dukung Program Swasembada pangan, Daerah Buton Selatan Hidupkan kembali lahan tidur”
SPIONNEWS, Batauga – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan bersama dengan pihak Polres Buton melakukan penanaman jagung di areal kelompok tani Desa Lawela Selatan. Dalam kegiatan tersebut dihadiri juga pihak Forkompinda Buton Selatan, 10 kelompok tani, pihak Pemerintah Desa Lawela Selatan dan mahasiswa UMB yang kebetulan sedang melakukan KKN di Desa Lawela Selatan, yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut.
Selain melakukan penanaman jagung secara serentak dan tingkat nasional kegiatan ini juga ikut dalam menghadiri penanaman jagung tingkat nasional yang dipimpin langsung oleh wakil presiden RI. Dan yang diikuti seluruh Indonesia yang dikoordinasikan dari pihak Polri.
Ketika ditemui setelah kegiatan tersebut Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H.,S.I.K.,M.M.,Tr mengatakan “Tadi kita telah melakukan penanaman jagung kuartal ke-4, sehingga hasil daripada jagung kita khususnya di Buton Selatan ini bisa jauh lebih baik.

“Sehingga program pemerintah terkait ketahanan pangan, khususnya di daerah Buton Selatan bisa terpenuhi, Semoga kita juga bisa swasembada pangan” jelasnya.
Lanjutnya Kapolres Buton, untuk petaninya sendiri akan kita libatkan Pemda sebagai koordinator petani, di tingkat desa dan di tingkat para petani, dan kami harapkan pemerintah Desa pun ikut terlibat dalam hal tersebut, kami upayakan satu hektar satu desa untuk lahan yang dipersiapkan dalam program penanaman jagung ini, dan berharap agar bisa lebih dari itu.

“Dan kami juga telah berkoordinasi dengan Bulog Bulog, terkait dengan pendistribusian hasil panen nantinya, yang kita harapkan bisa panen pada bulan 11 atau 12, dan bisa langsung dijual dan didistribusikan Bulog, untuk ongkos angkut dan angkat kemudian pengemasan itu semua sudah ditanggung oleh pihak Bulog. Sehingga kami harapkan kelompok tani tidak lagi bertanya-tanya terkait biaya setelah pemanenan jagung nantinya, yang pergerakan ongkos tersebut” jelasnya.
“Khusus untuk hasil panen yang memiliki kadar air yang tinggi, dengan harga diterima Bulog 5500 per kilo” tuturnya, Rabu, 8/10/2025.
Lanjutnya, untuk bibit yang akan ditanam nanti itu cukup berlimpah karena telah didistribusikan kepada pihak Polri dan bisa disalurkan langsung kepada kelompok tani.
“Diharapkan dengan adanya program seperti ini bisa meningkatkan ketahanan pangan kita, dan begitu juga kepada para petani bisa lebih fokus lagi, dan tidak lagi ragu-ragu untuk membuka lahan dan bertanam, karena hasil dari penanaman jagung nanti sudah siap diterima oleh pihak Bulog” imbuhnya.
Ungkapan senada oleh PJ Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto menjelaskan, pertama kami menyampaikan Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak Kapolres, yang telah mendukung kegiatan ini, insya Allah Pemerintah Kabupaten beton Selatan melalui OPD terkait. Akan memaksimalkan melakukan penanaman jagung ini.
“Untuk topografi di Buton Selatan ini, memang sangat dominan kalau kita tanam jagung, dulu lahan-lahan yang ada di sini banyak dipakai untuk menanam jagung, hanya karena pada saat itu marketingnya tidak ada. Sehingga masyarakat berpindah ke lain hati sehingga mereka menanam jambu mente” terangnya.
Kata Pj. Sekda, kalau ini adalah program yang sangat luar biasa dari pemerintah pusat dengan berkolaborasi semua unsur kementerian dan lembaga, hari ini ada Kapolres, maka kita maksimalkan agar lahan-lahan yang tidur ini, kita hidupkan kembali untuk kita tanam jagung, dan bisa swasembada di Buton Selatan, dan kita memiliki lahan APL yang masih besar.
“Lahannya nanti kami berdiskusi lebih panjang dengan pihak pertanian, tanah APL masih cukup dan lahan-lahan masyarakat yang masih tidur masih cukup, seperti yang dikatakan oleh Kapolres masyarakat tidak akan lagi takut untuk menanam karena sudah ada yang akan membeli, sehingga Bulog siap untuk membeli” tuturnya. (Ha).
Editor: Harry

