“Mahasiswa KKN UM.BUton Gunakan Media Tangga Pintar Penjumlahan dan Pengurangan di SDN112 Buton”
SPIONNEWS, Buton, 5 /11/ 2025 – Mahasiswa KKN UM Buton memberikan edukasi kepada para siswa mengenai manfaat penjumlahan dan pengurangan. Pembelajaran dilakukan secara interaktif agar siswa lebih mudah memahami konsep penjumlahan dan pengurangan. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dan dukungan dari pihak sekolah Hayun S.h.,M.H sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Um. Buton Desa Sampuabalo.
Koordinator Desa (Kordes) KKN UM Buton Desa Barangka, Muh. Kemal At’thariq, menyampaikan bahwa kegiatan ini di rancang untuk memudahkan siswa memahami konsep penjumlahan dan pengurangan secara konkret.
“Penjumlahan dan pengurangan bukan hanya perhitungan, tetapi untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dalam pelajaran matematika. Kami berharap, anak-anak dapat menumbuhkan minat belajar dan rasa percaya diri siswa,” ujarnya.
Sementara itu, Pihak sekolah SDN 112 Buton, menjelaskan keunggulan dan kelemahan dari sekolah pentingnya untuk melakukan pembelajaran penjumlahan dan pengurangan.
Diharapkan melalui kegiatan pembelajaran menggunakan media tangga pintar penjumlahan dan pengurangan, siswa dapat lebih memahami konsep berhitung dasar dengan cara yang mudah, menyenangkan, dan tidak membosankan l.Kegiatan pembelajaran dikemas dengan cara yang menarik melalui pemaparan materi, bermainan edukasi, dan kuis interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan, terutama saat mereka diajak menghitung menggunakan media tangga pintar.
Kepala sekolah SD NEGERI 112 Buton Yoyom S.Pd mengapresiasi mahasiswa kkn um.buton atas terselenggaranya kegiatan tersebut “Program ini sangat bermanfaat untuk mempermudah pemahaman konsep dasar matematika selain itu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa,” ujarnya.
Perwakilan mahasiswa KKN, NURYANI, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung penjumlahan dan pengurangan pada siswa.
“kami ingin menyampaikan. pesan bahwa diharapkan kepada seluruh pihak baik siswa, guru, maupun masyarakat dapat menyadari bahwa belajar tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang serius dan membosankan. Belajar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan bermakna,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Sebagai penutup, kami memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencoba mempraktekkan menggunakan media tangga pintar penjumlahan dan pengurangan.Baik mahasiswa KKN UM Buton maupun pihak sekolah SD negeri 112 Buton Kab. Buton Kec. Siontapina Desa Sampuabalo berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menumbuhkan budaya menghitung di kalangan pelajar.
Mahasiswa berharap agar siswa dapat lebih semangat dan termotivasi dalam belajar, khususnya dalam pelajaran matematika yang sering dianggap sulit. Melalui kegiatan ini, KKN UM Buton dan Pihak Sekolah Dasar 112 Buton berharap dapat membentuk generasi muda yang cerdas dan mandiri. Serta mahasiswa menjadi langkah nyata dalam mendukung pembelajaran matematika. (Aan)
Editor Harry

