Tokoh Muda Muhamadiyah, IMM Minta Polres Baubau Gerak Cepat

“IMM Cabang Baubau Angkat Bicara: “Kepercayaan Publik Sedang Krisis – Polres Baubau Harus Berani Menjawab”

SPIONNEWS , Baubau, -Gelombang demonstrasi di depan Polres Kota Baubau akhir-akhir ini bukan sekadar kerumunan massa biasa. Hal ini merupakan kekecewaan masyarakat kepada pihak Kepolisian Polres Baubau, yang dianggap kurang tegas sehingga keamanan dan kenyamanan di wilayah Kota Baubau terbilang tidak konduktif.

walaupun beberapa waktu lalu terlihat di media sosial bahwa pihak pemerintah daerah telah melakukan upaya agar tidak terjadinya keributan di tengah-tengah masyarakat.

namun Belum lama ini terlihat lagi adanya kondisi yang tidak stabil terlihat di seputaran wilayah Polres Baubau.

Ketika ditemui Salah Satu Tokoh Muda Muhamadiyah, Sekretaris Bidang Hikmah IMM Cabang Baubau, La Ode Aan, menuturkan, hal itu diduga itu simbol ledakan kekecewaan mahasiswa maupun masyarakat yang sudah terlalu lama dipendam.


Ia menyebut bahwa seakan publik merasa “dipaksa bersabar” terhadap sederet isu serta dugaan kasus yang tak kunjung menunjukkan arah penyelesaian yang jelas. Dalam pernyataan kritisnya, ia menyampaikan dugaan nya bahwa situasi ini telah menyentuh titik krisis kepercayaan.

“Ini bukan lagi soal teknis penanganan kasus. Ini soal wibawa institusi. Ketika mahasiswa maupun masyarakat sudah turun ke jalan, itu berarti ada sesuatu yang sangat mendasar sedang tidak baik-baik saja,” tegasnya, Senin, 10/11/2025.

Sekretaris Bidang Hikmah menyoroti pola respon yang diduga terlalu lambat, sunyi, dan tertutup. Ia mengatakan bahwa di tengah derasnya isu serta sederet dugaan kasus yang bergulir akhir-akhir ini, mahasiwa maupun masyarakat dengan berbagai tuntutan nya menduga seolah hanya diberi ruang untuk menunggu tanpa kejelasan dan kepastian.

“ Saya menduga jika Polres Baubau tidak bergerak cepat, maka opini publik akan bergerak lebih cepat. Kekosongan informasi itu berbahaya, jika tanpa adanya tindakan terhadap dugaan berbagai tuntutan yang sampaikan oleh mahasiswa maupun masyarakat hanya akan menambah catatan hitam. Kami mahasiswa serta masyarakat bukan buta. Kami melihat, mendengar, dan merasakan,” katanya.

Ia juga menduga bahwa Polres Baubau hanya bersembunyi di balik formalitas prosedural. Menurutnya, aparat harus berani muncul ke hadapan publik, menjelaskan secara gamblang, dan menunjukkan hasil nyata.

“Kami tidak butuh janji. Kami butuh fakta. Kami butuh progres. Mahasiswa serta masyarakat menuntut tindakan, bukan sekadar pernyataan normatif,” ujarnya.

Sekretaris Bidang Hikmah IMM Cabang Baubau bahkan menyampaikan, apabila dugaan pola penanganan tetap seperti sekarang, maka gelombang aksi berikutnya hanya akan semakin besar dan semakin keras.

“Jika respon lamban akan jadi kebiasaan dan tambah memperkeruh situasi, serta keresahan akan menjadi budaya. Dugaan semacam ini harus di segera diatasi. Polres harus membuktikan bahwa institusi ini layak dipercaya,” katanya.

IMM Cabang Baubau, menurutnya, tidak akan tinggal diam. Mereka akan terus mengawal, menekan, dan mengingatkan agar proses hukum tidak terjebak dalam stagnasi.

“Kami tidak ingin bekerja dalam ruang hampa. Kami ingin melihat aksi nyata. Jika aparat bergerak, mahasiswa serta masyarakat akan tenang. Jika aparat diam, maka dugaan kami publik akan kembali bersuara, dan suara itu semakin hari akan semakin lantang,” Tutupnya Saat dikonfirmasi.(***)

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *