LMND KOTA BAUBAU, Tolak Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional dan Mendesak Penegakan Hukum di Kota Baubau

SPIONNEWS, Baubau - Dalam momentum Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Baubau menyampaikan sikap tegas terhadap berbagai persoalan bangsa, baik di tingkat nasional maupun daerah.

LMND Kota Baubau menegaskan penolakan terhadap pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, karena hal tersebut merupakan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai perjuangan rakyat dan demokrasi.

Bagi kami, Soeharto adalah simbol dari rezim otoriter yang menindas kebebasan rakyat, melakukan pelanggaran hak asasi manusia, dan menumbuhkan budaya korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN). Memberikan gelar pahlawan kepada figur yang memiliki rekam jejak kelam terhadap bangsa ini sama saja dengan mengkhianati semangat perjuangan para pahlawan sejati.

Oleh karena itu, LMND Kota Baubau menyatakan sikap dan tuntutan sebagai berikut:

Sikap dan Tuntutan LMND Kota Baubau
Mendesak DPRD Kota Baubau untuk mengirimkan rekomendasi resmi kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan serta Presiden Republik Indonesia agar membatalkan dan menolak pengusulan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional.


LMND menilai, langkah tersebut penting untuk menjaga integritas sejarah bangsa dan memastikan bahwa gelar kepahlawanan hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar memperjuangkan rakyat, bukan menindasnya.

Mendesak Wali Kota Baubau agar segera menuntaskan berbagai persoalan mendesak di Kota Baubau, terutama:

Masifnya peredaran rokok ilegal yang merugikan pendapatan negara dan melanggar hukum.

Kegiatan penebangan liar (illegal logging) yang merusak lingkungan dan mengancam ekosistem daerah.

Aktivitas penambangan galian C tanpa izin (IUP) yang kian marak dan tidak mendapat penindakan tegas.

Peredaran dan penjualan minuman beralkohol tanpa izin usaha resmi.

Meminta Kapolres Baubau untuk:

Segera memeriksa dan menangkap para pelaku distribusi rokok ilegal serta pelaku penambangan galian C tanpa izin (ilegal).

Mengusut tuntas jaringan yang terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut, karena kami menilai praktik ini telah dilakukan secara masif oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan merusak tatanan hukum serta lingkungan Kota Baubau.

Mengevaluasi dan mencopot Kasat Reskrim Polres Baubau yang dinilai tidak mampu menyelesaikan berbagai persoalan hukum yang mencuat di wilayah Kota Baubau.

Mendorong Kejaksaan Negeri Baubau untuk:

Membentuk tim khusus investigasi guna menelusuri dan mengungkap persoalan peredaran rokok ilegal, praktik illegal logging, serta penambangan galian C tanpa izin (IUP) di Kota Baubau.

Segera turun ke lapangan untuk memeriksa dan menangkap para pelaku penjualan minuman keras (miras) tanpa izin, yang masih bebas beroperasi di wilayah Kota Baubau.

LMND Kota Baubau menilai bahwa pembiaran terhadap praktik-praktik ilegal tersebut merupakan bentuk lemahnya penegakan hukum dan pengawasan dari pihak pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Kami menegaskan bahwa semangat kepahlawanan bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga menegakkan keadilan di masa kini.
Melawan ketidakadilan, korupsi, dan pembiaran terhadap kejahatan ekonomi adalah bagian dari perjuangan demokrasi yang harus terus dilanjutkan.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat ketimpangan, ketidakadilan, dan kemunduran moral dalam pemerintahan. Menolak Soeharto sebagai pahlawan nasional berarti menolak lupa terhadap sejarah kelam bangsa ini.” Bung Ramadan,
Koordinator Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Baubau. (**)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *