TMMD 2026 di Aru Dimulai, Kolaborasi TNI-Pemda Didorong Percepat Akses Desa

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Aru resmi bergulir. Pembukaan kegiatan ditandai dengan upacara di Kota Dobo, Selasa (10/02/2026), yang dipimpin langsung Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Drs. Mohamad Djumpa, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai unsur itu mencerminkan dukungan kolektif terhadap pelaksanaan program terpadu lintas sektor tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Kaidel menegaskan bahwa TMMD merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah, khususnya desa-desa yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan akses layanan dasar. Ia menyebut, kondisi geografis Aru sebagai daerah kepulauan menuntut pola pembangunan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

“Melalui TMMD, kita ingin memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat di desa,” ujarnya.

Pelaksanaan TMMD tahun ini mencakup kegiatan fisik dan nonfisik. Pada sektor fisik, fokus diarahkan pada pembukaan dan peningkatan ruas jalan desa, perbaikan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, serta pembangunan fasilitas umum seperti sumur bor. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya distribusi hasil pertanian dan perikanan.

Sementara itu, kegiatan nonfisik diisi dengan penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi bahaya narkoba, pelayanan kesehatan gratis, serta pendampingan di bidang pertanian dan pendidikan. Usai upacara pembukaan, layanan kesehatan gratis langsung digelar di Tribun Lapangan Yos Sudarso Dobo dan mendapat respons positif dari warga.

Bupati menekankan bahwa keberhasilan TMMD tidak semata diukur dari penyelesaian proyek fisik, melainkan dari keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan. Ia mendorong seluruh personel yang bertugas untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga selama pelaksanaan program.

Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran TNI, khususnya Korem 151/Binaiya, atas konsistensi mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemitraan antara pemerintah daerah dan TNI telah menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi pembangunan di Kepulauan Aru.

TMMD 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa pekan hingga seluruh target rampung. Di tengah tantangan keterbatasan akses dan kondisi geografis yang kompleks, program ini diharapkan mampu membuka ruang pertumbuhan baru di desa serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Editor : EB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *