Liputan : Rusmiati A. La Marae
SPIONNEWS.ID, KENDARI – Saat dimintai penjelasan terkait kegiatan Sosialisasi Beasiswa S2 LPDP-GEM-CSU yang diselenggarakan oleh Mata Garuda Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah penerima beasiswa LPDP asal Sulawesi Tenggara.
“Hari ini saya diundang oleh Mata Garuda Sulawesi Tenggara dalam kegiatan Sosialisasi Beasiswa S2 LPDP-GEM-CSU. Selama ini, penerima LPDP dari Sulawesi Tenggara masih sangat rendah, hanya sekitar 1 persen. Karena itu mereka meminta dukungan kepada saya, dan tentu saya memberikan dukungan penuh,” ujar Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang bersahaja dan dekat dengan masyarakat Sulta itu.
Gubernur Sulawesi Tenggara tersebut menjelaskan, rendahnya angka penerima LPDP salah satunya disebabkan karena para alumni LPDP belum dimanfaatkan secara maksimal setelah menyelesaikan pendidikan mereka.
“Kenapa bisa hanya 1 persen? Karena setelah selesai menerima LPDP, mereka belum dimanfaatkan dengan baik. Maka saya ingin memberikan ruang kepada mereka agar memiliki kesempatan untuk berkompetensi di pemerintahan. Kita akan membuka ruang-ruang di mana mereka bisa masuk dan berkontribusi,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 300 alumni LPDP asal Sulawesi Tenggara yang belum terserap. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan mencoba memberikan peluang pengabdian bagi mereka.
“Kita berharap ini menjadi kesempatan yang baik. Kalau Sulawesi Tenggara ingin maju, maka kita harus punya daya saing. Daya saing itu lahir dari sumber daya manusia yang berkualitas. Sebenarnya SDM kita sudah ada, yaitu mereka yang pernah mendapatkan kesempatan beasiswa LPDP. Mereka ini adalah orang-orang yang berkelas,” katanya.
Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa LPDP agar mempersiapkan diri dengan baik, terutama dalam kemampuan bahasa.
“Saya tadi mendengar bahwa salah satu faktor utama adalah kemampuan bahasa, khususnya TOEFL. Karena itu nanti kita akan memfasilitasi pelatihan TOEFL bekerja sama dengan universitas yang ada untuk melatih mereka. Setelah itu kita dampingi, sehingga harapannya jumlah penerima LPDP dari Sultra bisa lebih dari 1 persen,” ungkapnya.
Ia menambahkan, setelah menyelesaikan studi, para penerima LPDP diharapkan kembali ke Sulawesi Tenggara untuk mengabdi.
“Begitu selesai, kita berharap mereka kembali ke Sulawesi Tenggara. Kita akan siapkan ruang jabatan dan ruang pengabdian agar para alumni LPDP ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.
Terkait kuota penerima, ia berharap jumlah mahasiswa Sulawesi Tenggara yang lolos LPDP terus meningkat setiap tahunnya.
“Tadi jumlah peserta yang hadir sekitar 150 mahasiswa. Secara nasional penerima LPDP setiap tahun sekitar 4.000 orang. Kita berharap Sulawesi Tenggara bisa mengambil porsi lebih besar, minimal sekitar 3 persen,” tutupnya.(RAL)

1. Arjuna Bramansyam;
2. Meliana Putri;
3. Rusmiati A. La Marae;
4. Muh. Amar Ma’ruf Usman.
Editor: Rusly, S.Mn.

