UKM BHUMI UM Edukasi Petani Batu Melalui Program Sadar Emisi

SPIONNEWS.ID, BATU – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak emisi dari limbah pertanian dilakukan UKM BHUMI Universitas Negeri Malang melalui kegiatan Sosialisasi Aksi Dukung Alternatif Ramah Emisi (Sadar Emisi) yang digelar di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang menyasar kelompok tani di Desa Tulungrejo tersebut mengusung tema “Peduli Emisi: Menjaga Bumi Melalui Aksi Sederhana”. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian dan edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya petani, mengenai dampak emisi yang dihasilkan dari limbah pertanian serta berbagai alternatif pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak di bidang lingkungan hidup, UKM BHUMI Universitas Negeri Malang berupaya mendorong masyarakat untuk tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan solusi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari panitia serta perwakilan masyarakat setempat. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi penyampaian materi yang membahas berbagai aspek terkait emisi dari limbah pertanian, mulai dari sumber emisi, dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, hingga langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat.

Dalam pemaparan materi, peserta diperkenalkan dengan berbagai metode pengolahan limbah pertanian menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti Pupuk Organik Cair (POC), Eco Enzyme, dan Biochar. Produk-produk tersebut dinilai mampu menjadi alternatif pengelolaan limbah yang tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian.

Pemateri menjelaskan bahwa limbah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menghasilkan emisi gas yang berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan perubahan iklim. Oleh karena itu, pengolahan limbah menjadi produk yang bernilai guna menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan secara sederhana oleh masyarakat.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para petani tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan terkait pengalaman mereka dalam mengelola limbah pertanian, manfaat produk hasil pengolahan limbah organik, hingga tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, panitia juga membagikan Pupuk Organik Cair (POC) kepada peserta. Produk tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanaman sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain itu, pembagian POC menjadi contoh nyata bahwa limbah organik dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah.

Melalui kegiatan Sadar Emisi, UKM BHUMI Universitas Negeri Malang berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah organik sebagai langkah sederhana untuk mengurangi emisi dan menjaga kualitas lingkungan. Edukasi semacam ini diharapkan mampu mendorong lahirnya praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan serta mendukung terciptanya pembangunan berkelanjutan di tingkat masyarakat.

Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola limbah organik, upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dari lingkungan sekitar dan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.

Kontributor : La Nare

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *