“Isu Keterlambatan Pj. Dinas Kesehatan Buton Selatan dan Hotel Mira Tidak Benar Adanya”

Kegiatan pelatihan pelayanan terpadu penyakit tidak menular bagi petugas pelaksana program teknis kesehatan merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
Terkait dengan Adanya isu yang beredar di media sosial bahwa kegiatan Dinas Kesehatan yang dilakukan di salah satu hotel di Kota Baubau merupakan salah satu kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dalam hal ini para petugas kesehatan yang ada di Kabupaten Buton Selatan sekaligus beberapa narasumber yang ada dari Kota Baubau dan Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ketika dikonfirmasi, Kepala Bidang Penyakit Arafah menjelaskan, bahwa Pelatihan Pelayanan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Pandu PTM) bagi Petugas Pelaksana Program di FKTP Kabupaten Buton Selatan telah diselenggarakan pada 03–09 Juni 2026.
" Acara itu merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan dan UPTD Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di Hotel Mira, Kota Baubau" Ungkapnya.
Ia menambahkan, Program Pelayanan Terpadu PTM (Pandu PTM) di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) berfokus pada pencegahan, deteksi dini, dan tatalaksana terintegrasi untuk berbagai faktor risiko penyakit seperti hipertensi dan diabetes melitus.
" Pelatihan itu bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan pelaksana program dalam menangani Penyakit Tidak Menular secara komprehensif, sehingga pelayanan kesehatan di Kabupaten Buton Selatan bisa lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan" Ujarnya, 29/6/2026.
Ia menjelaskan, terkait dengan posisi tempat kegiatan yang dilakukan Kota Baubau semua berdasarkan arahan Dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara dan disepakati Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Selatan, sesuai dengan SOP pelaksanaan kegiatan.
"Terkait dengan isu yang dikembangkan Adakah kaitannya dengan pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan saat ini yang berkaitan hubungan keluarga dengan pemilik Hotel dinilai tidak benar adanya karena Dinas Kesehatan tidak mengarahkan program tersebut dilaksanakan di Kota Baubau melainkan kegiatan tersebut memang di Arahkan langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara" Ujarnya. Ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya.
ia menambahkan, Fasilitas kegiatan tersebut harus sesuai SOP miliki wifi kuat, dan kamar yang mencukupi dengan banyaknya peserta, semua dari anggaran dana lokus, serta menjadi program nasional, untuk daerah yang membutuhkan program pelatih tersebut.
Lanjutnya, Untuk fasilitas yang ada di Kabupaten Buton Selatan terkait dengan pelaksanaan kegiatan tersebut belum ada yang sesuai standarisasi operasional dengan aturan yang berlaku, sehingga kegiatan tersebut diarahkan dari Dinas Kesehatan Provinsi di wilayah Kota Baubau, yang memiliki Fasilitas Memadai untuk pelatihan dan disepakati bersama Dinas Kesehatan Buton Selatan.
" Terkait dengan narasumber yang dihadirkan pada pelatihan itu, diambil dari berbagai unsur organisasi kesehatan dan dokter ahli kesehatan yang ada di wilayah Sulawesi Tenggara dan pemerintah pusat, untuk pesertanya dari tenaga teknis operator kesehatan dan dokter yang diambil dari masing-masing Puskesmas yang ada di Kabupaten Buton Selatan, sebanyak 40 orang dengan lama kegiatan 7 Hari di Hotel tersebut" Imbuhnya.
(Ha)
Editor

