SPIONNEWS.ID, BADUNG, BALI — Usai melakukan kunjungan dan studi empiris di Kantor Bupati Badung, sebanyak 31 mahasiswa Pascasarjana Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau melanjutkan kebersamaan dengan menikmati makan bersama di Rimbawan Kuliner Nusantara, Badung, Bali.

Suasana penuh keakraban langsung terasa ketika rombongan tiba di tempat kuliner tersebut. Setelah mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan diskusi mengenai tata kelola pemerintahan, para mahasiswa terlihat menikmati waktu santai sambil menyantap hidangan yang tersedia.

Kegiatan makan bersama itu berlangsung dalam suasana akrab, bersahaja, dan penuh suka cita. Tidak terlihat sekat di antara para peserta. Mahasiswa saling bercengkerama, berbagi cerita, dan sesekali diwarnai canda tawa yang semakin mempererat hubungan persaudaraan selama mengikuti studi empiris di Bali.

Kebersamaan tersebut menjadi momen penting bagi 31 mahasiswa Pascasarjana Unidayan. Selain memperoleh pengalaman akademik melalui kunjungan lapangan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun komunikasi dan solidaritas antarmahasiswa di luar suasana perkuliahan.

Makan bersama di Rimbawan Kuliner Nusantara sekaligus menjadi bentuk sederhana dari semangat kebersamaan dalam perjalanan studi empiris. Setelah menjalani agenda yang cukup padat, para mahasiswa dapat melepas penat sambil menikmati kuliner dan suasana kekeluargaan.

Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan sederhana seperti makan bersama justru memberikan kesan tersendiri selama perjalanan studi. "Bukan hanya ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan, tetapi juga kebersamaan. Suasana seperti ini membuat kami semakin dekat dan merasa seperti satu keluarga,” ujarnya.

Kunjungan studi empiris 31 mahasiswa Pascasarjana Unidayan beserta 6 orang dosen pendamping di Kabupaten Badung sendiri menjadi bagian dari upaya memperkaya wawasan mahasiswa melalui pengamatan langsung terhadap praktik penyelenggaraan pemerintahan dan inovasi tata kelola publik di daerah.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya meninggalkan pengalaman akademik, tetapi juga menghadirkan kenangan tentang persahabatan, kebersamaan, dan suka cita yang terjalin di antara para mahasiswa dan dosen pendamping selama berada di Pulau Dewata Bali.(RAL)



Editor: Rusly, S.Mn.

