Pelatihan Diversifikasi Olahan Untuk Meningkatkan Nilai Tambah Hasil Budidaya Rumput Laut Di Desa Kaliuda, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur.

SPIONNEWS.ID, Sumba Timur –  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat  27/07/2026, bahwa potensi produksi budidaya rumput laut di Kabupaten Sumba Timur cukup melimpah, usaha kelompok pembudidaya lebih fokus pada pembibitan dan budidaya rumput laut. Hasil budidaya rumput laut dari kelompok pembudidaya di desa Kaliuda Kecamatan Pahunga Lodu.

Kabupaten Sumba Timur berupa produk rumput laut mentah dan kering sehingga harganya rendah dan tidak stabil. Pada musim panen raya banyak petani memanen bersamaan sehingga pasokan meningkat tajam sementara jumlah pembeli terbatas, menyebabkan harga jatuh. Faktor lain adalah panjangnya rantai perdagangan dan lemahnya posisi tawar petani.

Rumput laut biasanya dijual melalui beberapa perantara sebelum sampai ke pabrik atau eksportir, sehingga keuntungan lebih banyak dinikmati pedagang besar dibanding petani. Kualitas hasil panen yang tidak seragam, seperti kadar air tinggi atau pengeringan kurang baik, juga membuat harga sering dipotong oleh pembeli.

Selain dipengaruhi pasar, harga rumput laut juga dipengaruhi kondisi alam dan industri pengolahan yang masih terbatas. Cuaca buruk, penyakit rumput laut, dan perubahan suhu laut dapat menurunkan kualitas maupun produksi. Di sisi lain, pembudidaya rumput laut masih lebih banyak menjual rumput laut mentah daripada produk olahan bernilai tinggi, sehingga petani sulit memperoleh keuntungan besar dan harga tetap mudah berfluktuasi. Oleh karena itu, peningkatan diversifikasi produk rumput laut sangat penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan hasil budidaya rumput laut tersebut melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2026 oleh Tim dari Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan yang diketuai  Dr. Agnette Tjendanawangi, M.Si Bersama anggota tim:  Dr. Nicodemus Dahoklory, M.Si, Dr. Yulianus Linggi, M.Si, Sugiarto, M.Pi, dan Anggita Noer Laily, MP. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan masyarakat pesisir, khususnya kelompok pembudidaya rumput laut di desa Kaliuda Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, melalui peningkatan keterampilan pengolahan hasil rumput laut.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak hanya menjual rumput laut dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sehingga pendapatan masyarakat dapat meningkat dan lebih stabil.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa penyampaian materi dan demonstrasi pembuatan produk olahan rumput laut, yaitu rumput laut krisbi, dodol rumput laut dan mie rumput laut, dan tahap kedua melalui monitoring dan evauasi. Tim pelaksana akan mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan rumput laut krisbi, dodol rumput laut dan mie rumput laut.

Demonstrasi dilakukan mulai dari tahap persiapan bahan, proses pencampuran, pengolahan, penggorengan atau pemasakan, hingga teknik pengemasan produk. Dalam kegiatan ini peserta tidak hanya melihat proses pembuatan, tetapi juga diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai kendala atau hal-hal yang belum dipahami. Tahap kedua pelatihan adalah praktik langsung oleh peserta. Pada tahap ini peserta mempraktikkan sendiri proses pengolahan rumput laut dengan pendampingan dari tim pelaksana dan mahasiswa. Melalui praktik langsung, peserta diharapkan mampu memahami teknik pengolahan secara lebih baik dan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan berakhir

Evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan pelatihan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Evaluasi dilakukan melalui metode tanya jawab dan diskusi antara tim pelaksana dengan peserta. Melalui evaluasi ini, tim dapat mengetahui kendala yang dihadapi peserta serta memberikan penguatan terhadap materi yang masih belum dipahami.

Sementara itu, monitoring dilakukan untuk memantau keberlanjutan kegiatan setelah pelatihan selesai. Monitoring dilakukan melalui kerja sama dengan Ketua Kelompok Pembudidaya Rumput Laut, Kepala Desa, dan Koordinator Pembudidaya Rumput Laut dari Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Timur. Monitoring bertujuan untuk melihat perkembangan peserta dalam menerapkan keterampilan yang telah diperoleh, sekaligus memberikan pendampingan apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan usaha.

Penulis : Aludin Al Ayubi

Editor : Sudarmono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *