- ALIANSI MAHASISWA UNPATTI MENGGELAR AKSI DEMONSTRASI TURUNKAN “RI 1 JOKOWI”
SPIONNEWS.ID, Ambon – Gerakan demonstrasi yang dilakukan oleh massa yang menamakan dirinya Aliansi Mahasiswa Universitas Pattimura (UNPATTI), mereka melakukan berbagai aksi menyampaikan aspirasi rakyat terhadap Pemerintah RI terkait berbagai masalah politik.
Dalam aksi tersebut diteriakan oleh beberapa Koordinator Lapangan (Korlap) aksi sebagai bentuk mosi ketidakpercayaan mereka pada kekuasaan yang telah mencoreng demokrasi hari ini.

Salah seorang mahasiswa yang ikut aksi mengatakan; “Sebagai mahasiswa, kami merasa Pemerintah sudah tidak demokrasi lagi, dimana hal ini terlihat dari keputusan MK yang mengguncangkan dunia politik Indonesia dengan beberapa keputusannya,” imbuhnya.
Kata dia; “Kami meminta agar Jokowi turun, dan terkait kondisi politik di Maluku, kami juga meminta kepada pihak terkait, untuk membebaskan teman kami yang tidak bersalah, hanya karena dia menyampaikan aspirasi di depan umum, lantas dia ditahan,” sesalnya.
Titik aksi dimulai dari Kantin Pujasera Kampus UNPATTI hingga melewati jalan raya dan titik kumpul aksi di depan Direktorat UNPATTI. Aksi tersebut sentak menuai perhatian masyarakat sekitar dan kendaraan yang melintasi Jl. Ir. M. Putuhena hingga Jl. Dr. J. Leimena.

Salah seorang orator dalam aksi demonstrasi itu menyampaikan; “Putusan Mahkamah Konstitusi tentang Persyaratan Batas Umur Calon Kepala Daerah, seharusnya dipatuhi dan dijalankan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU),” ungkapnya tanpa mau menyebutkan identitasnya.
Lanjutnya; “Pada pilkada serentak ini, kami menolak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai representasi dari rakyat Indonesia untuk tidak mengintervensi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK),” tegasnya.
Dalam aksi yang berlangsung mulai pukul 13:30 hingga 18:00 waktu setempat malam itu, terpantau banyak spanduk yang dibawa oleh mahasiswa UNPATTI.
Selain itu, dalam aksi tersebut Aliansi Mahasiswa UNPATTI terlihat membawa pamflet dengan bertuliskan; “DARI MALUKU MINTA TURUNKAN JOKOWI”, ada juga bertuliskan; “BEBASKAN KAWAN KAMI (mereka) BUKAN MAFIA DEMOKRASI”.
Selain tulisan itu, ada juga yang bertuliskan; “TIDAK ADA PEMERINTAH YANG SAH, JOKOWI DALANG KEKACAUAN BANGSA”, dan “RAJA MALUKU SENG TAKUT RAJA JAWA,” ungkap sebuah tulisan dalam aksi demo itu.
Ada juga yang menyuarakan tentang “STOP KRIMINALISASI JURNALISTIK”, dan “NEGARA ANCOR, APA KABAR HUKUM DI NEGERIKU ??”.
Dalam demo itu, para mahasiswa ada juga membawa keranda mayat yang bertuliskan “RI 1 JOKOWI”. Para Orator dan Koordinator Aksi bergiliran menyampaikan narasi orasinya sesuai dengan pamflet yang sudah dituliskan tersebut.
Aksi itu diikuti oleh sekitar 50-an mahasiswa UNPATTI yang dikawal ketat oleh pihak Kepolisan POLDA Maluku dan aksi itu berjalan hingga selesai dengan tertib dan damai. (*)
Liputan: Erwin B.
Editor: Harry

