Korban Ditimpah Patahan Ranting Pohon, Pemkot Ambon Dinilai Lalai Dalam Melaksanakan Tanggung Jawabnya

SPIONNEWS.ID, AMBON – Minggu, 29/09/2024 sore, menjadi hari naas bagi Mohammad Lutfi Banda, pengendara sepeda motor yang melintasi jalan raya di Desa Larier Kecamatan Baguala Kota Ambon Provinsi Maluku. Pasalnya ketika dirinya melaju dengan kendaraan bermotornya melewati jalan tersebut menuju ke rumahnya di Batu Merah, tiba-tiba ranting pohon rubuh dan menimpah dirinya, sehingga korban tergeletak jatuh di jalan raya tersebut.

Oleh karena peristiwa naas itu sempat menimbulkan detuman yang cukup keras, sehingga secara serentak mengundang perhatian warga setempat untuk segera beramai-ramai menonton dan turut serta membantu mengangkat ranting pohon yang cukup besar yang jatuh menimpah pengendara motor itu dan segera membawa korban ke tempat perawatan terdekat.

Salah seorang warga setempat yang enggan namanya dipublikasikan menyampaikan; “Katong (kami, Red) pernah menyampaikan ke Pemerintah Kota Ambon terkait pohon yang sudah saatnya ditumbangkan karena sudah berumur tua dan ranting-ranting besar yang di atas sudah mengering, tapi sampai saat ini pihak pemkot belum menanggapinya,” ungkapnya sembari menambahkan, tentu hal ini jadi ancaman bagi mereka selaku warga setempat maupun pengendara yang melintasi jalan umum ini.

Di tempat yang sama, ada juga penyampaian dari salah seorang warga setempat yang enggan namanya juga dipublikasikan bahwa, ketika dirinya memberitahukan terkait pohon di jalan kepada pihak Pemerintah Kota Ambon, namun jawaban yang diterimanya adalah pihak pemkot akan menebangnya tetapi harus bayar 3 juta rupiah, sehingga warga tersebut sangat menyesali jawaban dari pihak oknum Pemkot Ambon seperti itu.

Kini pengendara sepeda motor yang kecelakaan akibat patahan ranting pohon besar yang tumbang sedang melakukan perawatan secara mandiri di rumahnya. “Dengan kejadian ini, beta berharap agar Pemerintah Kota Ambon dapat memangkas pohon-pohon yang sudah kering agar pemakai jalan yang melintasi di jalan umum tidak menjadi korban berikutnya,” ucap Lutfi saat dihubungi wartawan spionnews.id via whatsapp. (EB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *