Warga Batauga Hilang 7 Hari Belum Ditemukan, Anaknya Percaya Bisa Ditemukan

SPIONNEWS.ID, BUTON SELATAN – Hilangnya seorang warga Batauga yang telah berlangsung selama 7 hari terakhir, belum juga ditemukan oleh pihak Tim SAR, namun keluarga korban akan melakukan pencarian dan masih berharap ibunya bisa ditemukan.

Saat dikonfirmasi, Keluarga Korban, yang berstatus sebagai anaknya, Sarifuddin (42) menegaskan akan mencari keberadaan Ibundanya dalam kondisi apa pun. Kendati demikian pencarian atas hilangnya sang Ibunda telah resmi ditutup oleh Tim SAR gabungan.

“Kami harus temukan ibu dalam kondisi apa pun, sekali pun hari ini tidak ada hasil akan terus mencari keberadaan Ibu kami,” ungkapnya pada awak media, Senin (10/2/2025).

Dimana segala informasi mengenai keberadaan sang Ibu akan ditelusurinya demi menemukan keberadaan ibundanya. Meskipun sampai hari ini, tidak satu pun lokasi tempat terakhir kalinya korban dilihat oleh warga didatangi oleh Tim SAR, namun belum membuahkan hasil.

Ia menyebutkan, korban yang sudah berusia lanjut nampaknya sudah mulai pikun dan mempunyai riwayat rematik yang disebabkan oleh faktor usia. Oleh sebab itu, dirinya yakin sang Ibu tidak berada jauh dari wilayah kelurahan tempat tinggalnya tersebut.

Sarifuddin mengetahui korban sudah tidak ada rumah, ketika pulang kerja pada malam hari dan mendapati kondisi rumah yang gelap gulita. Ia sempat menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar namun tidak ada yang melihat korban pada hari itu.

Hingga malam semakin larut, ia bersama tetangga serta Babinsa setempat melakukan pencarian dengan menyisir lokasi hutan yang didatangi oleh ibunya mencari daun siri untuk memeram pisang miliknya, hingga waktu menunjukan pukul 05.00 WIta dini hari. Ia berharap semoga ibunya dalam kondisi sehat dan baik-baik saja dan dapat segera pulang berkumpul bersama keluarga.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton Selatan, Saharuddin menyatakan pencarian terhadap satu orang lansia yang dilaporkan hilang saat mencari daun siri di Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga, Buton Selatan.

Dijelaskannya, hingga memasuki sore pukul 17.00 wita tidak ditemukan tanda keberadaan korban. Pencarian akan kembali dilanjutkan besok pada pagi 07.00 wita. Kendati demikian pihaknya terus melaukan pengawasan melalui informasi yang diterima dari masyarakat.

“Sesuai SOP ketika memasuki hari ke 7 atau 8 maka pencarian dilakukan penutupan sementara,” Katanya.

Ia menyebutkan unsur yang terlibat dalam pencarian korban turut andil Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, Aparat Kelurahan Lakambau, PMI Kota Baubau, Masyarakat sekitar dan Anak korban.

Alat angkut yang digunakan diantarnya, Rescue Car, Motor trail, Genset portable, Drone Thermal, Palsar evakuasi/medis, peralatan komunikasi, peralatan pendukung keselamatan lainnya. Kecepatan angin berada pada 13 Km/jam dari barat dengan tekanan suhu mencapai 24 – 32 derajat celcius.

Tim SAR gabungan dalam pencarian atas hilangnya lansia Wa Minja (74) di Hutan Lakambau Buton Selatan ditutup sementara. Kendati demikian anak korban tetap optimis Sang Ibu dapat ditemukan.

Penulis: Ha

Editor : Harry & Sdr. RAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *