“Jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan – kepentingan oknum di birokrasi yang mau mencoba menginginkan jabatan dengan membuat konflik tidak sehat secara regional di lingkup Universitas Dayanu Ikhsanuddin” .
SPIONNEWS, Baubau – Belum lama ini kampus unidayan menjadi polemik di kalangan kampus dan mengangkat isu-isu yang tidak bagus.
Terkait dengan hal tersebut seorang mahasiswa mengangkat suara Minggu,16/3/2025, saat ditemui di depan kampus Unidayan La Ode Januar Akmal mengatakan “Sebagai seorang mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, saya menekankan kepada seluruh mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanudin dalam melihat polemik yang saat ini terjadi dalam internal kampus unidayan agar tidak terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan oknum tertentu.Ia menambahkan, dilihat dari kejadian beberapa waktu lalu, pada hari Kamis, 13/03/2025” Terangnya, pada awak media. Minggu, 16/3/2025.
Jelasnya, sejumlah mahasiswa turun melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat terkait dengan demokrasi dan transparansi anggaran antusias dalam demonstrasi teman – teman mahasiswa hingga selesai, atas aksi tersebut banyak pertanyaan muncul di berbagai pihak yang berada di birokrasi dan di kalangan mahasiswa dalam aksi demonstrasi tersebut.
“Dari aksi tersebut Rektor dan beberapa Wakil Rektor lainnya dan seluruh civitas akademik Universitas Dayanu Ikhsanuddin menampung aspirasi mahasiswa apa yang menjadi sejumlah mahasiswa melakukan demonstrasi pada Kamis, 13/3/2025, atas unjuk rasa tersebut mahasiswa mengharapkan agar Pimpinan kampus agar dapat menerima tuntutan teman – teman mahasiswa dengan mengevaluasi terkait kebijakan kampus yang semakin membebani seluruh mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin” imbuhnya.
“Akan tetapi kami melihat bahwasanya aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa tersebut ternyata ada topeng di balik tembok yang telah menunggangi gerakan mahasiswa oleh salah satu oknum yang berada di birokrasi yang mencoba menginginkan sesuatu untuk kepentingan sepihak” tuturnya.
Ungkapnya, kami mendukung gerakan teman teman mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa akan tetapi kami melihat gerakan teman-teman mahasiswa tersebut sadar atau tidak sadar telah di tunggangi dan disusupi oleh oknum jahat yang tidak bertanggung jawab dengan berbagai macam cara melakukan provokasi ,konspirasi hanya untuk kepentingan pribadi dan ini akan menjadi catatan buruk dan dapat merusak nama kampus Unidayan.
“Sangat di sayangkan kita sebagai mahasiswa yang katanya sebagai agen perubahan dan mengontrol dan bisa berpikir rasional tetapi masih mau dengan ajakan dan janji manis oleh oknum jahat yg berada di birokrasi sehingga kami melihat mahasiswa yang melakukan demonstrasi tidak mengunakan akal rasionalnya terhadap aksi yang sudah dilakukan ” Ujar La Ode Januar Akmal.
Dari pihak Kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin merupakan kampus yang pertama di pulau Buton yang berada di Kota Baubau dengan adanya demonstrasi tersebut sejumlah mahasiswa menginginkan demokrasi di kampus dan transparansi anggaran di kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin ini di tampung dan di upayakan secara terbuka dan akan mendorong kemajuan kampus dan kesejahteraan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Dayanu Ikhsanuddin.
Lanjutnya, Dengan adanya polemik yang saat ini terjadi di lingkup Kampus Universitas Dayanu Ikhsanuddin.
“Kami menghimbau agar seluruh mahasiswa lingkup Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi oleh polemik yang terjadi saat ini yang dimotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atas polemik tersebut hal ini artinya bahwa bisa dapat menjadi sebuah pengalaman serta pelajaran yang kita lihat agar kedepannya seluruh mahasiswa tidak gampang dipengaruhi oleh oknum – oknum yang membawa kepentingan dan mengkambing hitamkan kita semua ” Ujar La Ode januar Akmal.
Kata, La Ode Januar Akmal, menekankan bahwa pentingnya untuk Mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin agar tidak terprovokasi dengan adanya kepentingan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut dengan memanfaatkan mahasiswa semata, guna mementingkan kepentingan pribadinya.
Dan ia mengharapkan agar problematika ini bisa menjadi pembelajaran bagi teman-teman mahasiswa terkhususnya seluruh mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin. (Ha).
Editor : Harry

