SPIONNEWS.ID, MALUKU – Tamangil Nuhuyanat, salah satu desa di Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, hingga kini masih belum merasakan pembangunan infrastruktur dasar seperti akses jalan, listrik, dan air bersih.
Hal ini disampaikan oleh Rizky Rahakbauw kepada media ini via WhatsApp Jum’at (04/04/2025)
Rahakbauw mengatakan, Dalam keseharian warga desa hanya mengandalkan mesin engkol Yanmar untuk kebutuhan listrik. Sayangnya, pemakaian listrik ini pun sangat terbatas, hanya bisa dinikmati saat malam hari. Ironisnya, pengadaan mesin dan bahan bakar solar untuk menghidupkan mesin tersebut berasal dari swadaya masyarakat dan perangkat desa, tanpa dukungan yang memadai dari pihak terkait, Ujarnya.
Menurutnya, selain itu akses jalan di Desa Nuhuyanat juga sangat minim membuat aktivitas warga terhambat. Akhirnya masyarakat desa lebih mengandalkan jalur laut untuk mobilitas dan distribusi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini jelas menyulitkan masyarakat terutama di saat cuaca sedang buruk.
Baca juga : Pencegahan Efektif Dalam Proses Tindak Pidana Khusus (Korupsi)
“Selain itu Masalah air bersih pun tak kalah pelik. Warga hanya bergantung pada satu atau dua sumur yang ada di desa, yang tentu saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk”, Imbuhnya.
Lebih Lanjut Rahakbauw menegaskan, Padahal desa-desa lain yang berada di daratan yang sama telah menikmati akses jalan yang baik, penerangan listrik yang stabil, serta air bersih yang layak. Ketimpangan ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap kinerja Pemerintah Daerah, DPRD, PT PLN, BPJN, serta Kementerian PUPR.
“Selaku Masyarakat berharap, pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi ini, agar warga Desa Tamangil Nuhuyanat bisa merasakan pembangunan yang adil dan merata seperti desa-desa lainnya di Maluku Tenggara”, Tutupnya.
Luputan : ABR
Editor : EB

