“Jelang HUT ke – 11 Pemkab Buton Selatan Fokus Berantas Kemiskinan untuk Kesejahteraan Masyarakat”
SPIONNEWS, Batauga – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Buton Selatan yang tersisa 2 Minggu lagi, Pemkab fokus berantas kemiskinan untuk tingkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Darus Salam menyebutkan angka kemiskinan di Buton Selatan saat mencapai sekitar 14 ribu.
Sebelumnya pada sebuah pertemuan di Provinsi Sulawesi Tengah, Bupati dengan Bappeda Kabupaten Buton membahas perihal pemberantasan kemiskanan.
Oleh sebab itu, masih banyak yang perlu dibenahi dan dilakukan oleh Pemkab Buton Selatan, bukan hanya terkait memberantas kemiskanan namun termasuk dengan isu stunting di daerah tersebut.
”Kemarin kalau tidak salah data kemiskinan diangka 14 nanti dichek kembali,” Urainya, Rabu (9/7/2025).
”Kita terus berupaya, banyak yang harus kita benahi penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrim menjadi yang harus dikerjakan oleh Pemkab,” Tambahnya.
Dimana disesuaikan dengan program nasional asta cita Presiden RI ke – 8 maupun program dari Gubernur Sulawesi Tenggara. Saat ini pihaknya masih menyiapkan hal-hal yang berkaitan dengan acara HUT Buton Selatan ke – 11.
Darus mengatakan perayaan HUT Buton Selatan tahun ini tidak bersifat euforia yang berlebihan tetapi merupakan upaya OPD dalam bekerja sama untuk memeriahkan HUT dalam bentuk sederhana.
Darus memberikan bocoran perihal serangkaian agenda yang akan digelar pada hari jadi Bumi Gajah Mada itu, yakni diawali dengan jalan sehat, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), dan puncaknya pada malam ramah tamah.
Di tempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton Selatan, La Hardin membeberkan sebanyak 653 peserta didik tingkat SD hingga SMP Kabupaten Buton Selatan akan menjadi sasaran manfaat program bantuan seregam sekolah gratis sekitar 10 ribu pasang. Ditargetkan sebanyak 481 Sekolah Dasar (SD) dan sekitar 180 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kabupaten Buton Selatan akan menerima program bantuan tersebut.
Program tersebut juga merupakan tindak lanjut dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan dalam berkomitmen memberantas kemiskanan maupun kemiskanan ekstrim di Buton Selatan.
“Menyebar di semua Kecamatan Buton Selatan, yang pastinya tahun ini sudah akan tersalurkan,” Adapun untuk calon penerima bantuan tersebut adalah yang masuk dalam keluarga miskin/kemiskinan ekstrim di Buton Selatan.
Hardin menyebutkan kategori peserta didik yang layak mendapatkan bantuan tersebut yaitu Orangtuanya yang mengalami cacat fisik, anak yatim piatu, dan anak broken home (perceraian kedua orangtua) yang akan diprioritaskan dalam program tersebut.
Editor : Harry

