Viral Warga Asing Sebar Agama Kristen Lewat Video di Pulau Siompu

SPIONNEWS.ID, SIOMPU, BUSEL – Viral kejadian warga Negara Asing masuk di Pulau Siompu melakukan penyebaran agama kristen kepada warga Siompu, menjadi geger di masyarakat. Pasalnya, isu ini menjadi pembicaraan hangat di tengah-tengah kehidupan masyarakat setempat.

Pertemuan Klarifikasi Adanya Dugaan Warga Desa Waindawula yang Terindikasi Pindah Agama. Pada hari Senin tanggal 25 Agustus 2025 sekitar Pukul 09.00 WITA, bertempat di Balai Desa Waindawula Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan telah berlangsung pertemuan klarifikasi dugaan adanya warga Desa Waindawula terindikasi pindah dari Agama Islam ke Agama Kristen (Murtad).

Saat klarifikasi, turut hadir, Camat Siompu, Drs. Haruddin, M.Si, KUA Kecamatan Siompu, La Amiruhu, S.Ag, Kades Waindawula, Sudirman, Kades Kaimbulawa, La Bimba, Kepala Desa Wakinamboro, La Kone, Ketua BPD Waindawula, Mahmud Tonku, S.Pd, Babinsa Koramil 1413/Buton wilayah Pulau Siompu, Bhabinkamtibmas Polsek Siompu, Perangkat Desa dan Para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda serta masyarakat kurang lebih 200 orang.

Baca juga : Modus Penipuan Penjualan Motor Lewat Media Sosial, Ngaku TNI Main Ancam Bunuh

Menurut Camat Siompu, pada saat rapat klasifikasi tersebut menjelaskan, adapun beberapa poin sepakat bahwa Masyarakat Pulau Siompu tidak menerima masuknya agama kristen karena notabenenya masyarakat Pulau Siompu beragama Islam.

“Ajaran agama Kristen masuk di Pulau Siompu, tepatnya di Desa Waindawula dan Kaimbulawa Kecamatan Siompu yang dibawakan oleh salah satu WNA dengan juru bicara Saudara Elki sekitar bulan Juni 2025,” imbuhnya.

Baca juga : Solusi Hutang (Pinjaman Online) Di Telegram

Lanjutnya, awal masuknya WNA di Siompu dengan modus meneliti budaya yang ada di Pulau Siompu, namun di balik penelitiannya ada kegiatan lain yang terselubung yaitu mereka memperkenalkan ajaran Kristen dengan memutarkan vidio-vidio pendek tentang ajaran Agama Kristen.

“Penyebaran Agama Kristen di Pulau Siompu dilaksanakan secara diam-diam, dan bagi warga yang mau ikut ajaran Agama Kristen di iming-imingi akan diberikan uang sebesar Rp 2.500.000,” ujarnya.

Pada pertemuan klarifikasi terdapat ada 3 orang warga Desa Waindawula yang terindikasi sudah pindah Agama Kristen (Murtad), yakni; 1. Sdr. Hasimin, 2. Sdri. Sumi (admin), 3. Sdri. Narmi.

“Pukul 12.00 WITA, Elki (Misionaris) tiba di Kantor Desa Waindawula dan spontan massa yang berada di balai desa tersebut langsung menyerang Elki, namun aparat keamanan langsung mengamankan Sdr. Eki,” ungkapnya.

Baca juga : Waspadalah Dengan Tawaran Produk Va fb? 

Pasca kejadian pada Pukul 14.30 WITA, personil Polsek Siompu bersama Babinsa dan Kepala Desa Waindawula telah mengamankan Sdr. Elki, selanjutnya di bawa ke Polsek Batauga guna mencegah terjadinya pengeroyokan.

Saat ini situasi Desa Waindawula aman dan kondusif, disisi lain masyarakat pertegas, apabila ada warga yang terindikasi melakukan kegiatan menyimpang dari Ajaran Agama Islam, maka akan diusir dari Pulau Siompu. (***).

Editor: Harry & Sdr. RAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *