Aroma Busuk Di Balik Bendungan Sariputih: Penggeledahan, Video Bocor Dan Dugaan Main Kotor Kontraktor Dengan Kejaksaan

SPIONNEWS.ID, MALUKU – Proyek Irigasi Sariputih kembali menyeret perhatian publik setelah operasi penggeledahan aparat penegak hukum mendadak bocor ke ruang publik melalui sebuah rekaman video. Rekaman tersebut beredar dan menimbulkan kecurigaan besar. Publik bertanya, mengapa kasus yang sudah jelas merugikan negara ini seolah berjalan di tempat, bahkan muncul kabar bahwa pihak kontraktor sudah “bermain mata” dengan oknum di tubuh Kejaksaan.

Diduga penggeledahan yang dilakukan beberapa waktu lalu terkait dugaan penyimpangan anggaran proyek miliaran rupiah ini seharusnya menjadi momentum membersihkan praktik kotor di balik pembangunan infrastruktur. Namun yang terlihat justru berbeda. Informasi yang dihimpun menyebut, penggeledahan itu hanya formalitas. Ada dugaan kuat bahwa kontraktor telah lebih dulu melakukan bypass dengan pihak Kejaksaan, seakan-akan semua proses hukum bisa dinegosiasikan dengan uang dan kepentingan.

Masyarakat di Seram Utara, Maluku tengah kini semakin muak. Irigasi Sariputih yang seharusnya membawa manfaat untuk ribuan warga malah berubah menjadi simbol kebusukan kolusi. Proyek yang digadang-gadang sebagai solusi irigasi dan sumber air bersih itu justru penuh masalah, mulai dari kualitas pembangunan yang dipertanyakan hingga praktik penyalahgunaan anggaran yang terus berulang.

Kekecewaan publik makin tajam setelah muncul kabar adanya kompromi di balik layar. Jika benar kontraktor dan oknum Kejaksaan sudah bertransaksi, maka proses hukum hanya akan menjadi panggung sandiwara. Penegakan hukum dipertontonkan di depan kamera, tetapi di balik layar, keadilan sudah dikorbankan.

Kasus ini menampar wajah Kejaksaan di Maluku . Alih-alih menunjukkan ketegasan, institusi hukum justru terseret dalam dugaan praktik kotor. Kredibilitas aparat hukum runtuh ketika masyarakat melihat hukum bisa ditawar. Uang menjadi penghapus dosa, sementara kepentingan publik diinjak.

Pertanyaan besar kini menggantung: apakah Kejaksaan serius menuntaskan kasus Irigasi Sariputih, atau justru memilih melindungi kepentingan segelintir kontraktor? Bila dibiarkan, kasus ini bukan hanya soal proyek gagal, tetapi juga bukti nyata matinya integritas hukum di daerah.

Irigasi Sariputih bukan lagi sekadar proyek infrastruktur. Ia kini menjelma simbol kebusukan sistem. Rekaman video penggeledahan yang beredar hanyalah permukaan. Yang lebih dalam adalah jurang gelap relasi kotor antara kontraktor dan aparat. Dan selama praktik busuk ini dibiarkan, rakyat Seram Utara hanya bisa menatap bendungan yang terbengkalai, sambil terus menanggung beban pengkhianatan dari mereka yang seharusnya menegakkan keadilan.

Pihak Kejati Maluku ketika dikonfirmasi, belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut (**)

Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *