1 OKTOBER 2025 HARI KESAKTIAN PANCASILA
SPIONNEWS.ID, MALUKU – Pancasila merupakan akar dari karakter bangsa. Ia adalah fondasi moral, ideologi pemersatu, dan sumber nilai yang seharusnya hidup dalam denyut kehidupan bernegara. Pancasila bukan hanya dokumen sejarah, melainkan panduan nyata menuju cita-cita peradaban bangsa yang besar.
Namun, apa yang kita lihat hari ini justru berbanding terbalik. Di tengah megahnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila, praktik kehidupan berbangsa sering melukai makna luhur yang diwariskan para pendiri bangsa ini. Korupsi masih merajalela, hukum berjalan pincang, dan demokrasi tersandera oleh kepentingan oligarki. Persatuan yang diagungkan kerap dicederai polarisasi politik.
Keadilan sosial yang menjadi pilar utama Pancasila belum benar-benar dirasakan. Jurang kesenjangan semakin lebar: segelintir elit menikmati kemewahan, sementara jutaan rakyat bergulat dengan kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan maupun kesehatan. Retorika Pancasila terus digemakan, tetapi substansinya kerap terpinggirkan.
Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Ia harus menjadi momentum evaluasi keras bagi pemerintah, partai politik, aparat penegak hukum, hingga masyarakat sipil. Apakah nilai Pancasila benar-benar dihidupi, atau hanya dijadikan tameng untuk melanggengkan kekuasaan?
Kita perlu keberanian politik yang nyata. Pemerintah harus menegakkan hukum tanpa pandang bulu, memberantas korupsi secara konsisten, dan memastikan setiap kebijakan berpihak kepada rakyat. Tanpa itu, Pancasila hanya akan menjadi jargon kosong yang kehilangan daya hidup.
Kesaktian Pancasila sejatinya terletak pada keberanian bangsa ini menghidupkan nilai-nilainya dalam tindakan. Refleksi tanpa aksi hanyalah kemunafikan. Jika Pancasila benar-benar diyakini sebagai ideologi pemersatu, maka setiap pemimpin bangsa wajib menjadikannya pedoman, bukan alat retorika.
Indonesia tidak butuh seremoni megah untuk membuktikan Pancasila sakti. Yang dibutuhkan adalah keadilan yang nyata, persatuan yang kokoh, dan kepemimpinan yang berintegritas. Itulah ukuran sesungguhnya kesaktian Pancasila di abad ini.
Editor : Redaktur SpionNews.id Maluku
