Nelayan Tangkap Batauga, Melaut Mengunakan Dayung, Butuh Sentuhan Pemda

SPIONNEWS, Batauga – Sebagai salah satu daerah pesisir yang memiliki sumber daya alam dari hasil laut beberapa nelayan di wilayah Batauga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar agar bisa melaut mencari nafkah kepada keluarga.

Ketika ditemui wartawan media ini saat mereka hendak berlayar mencari ikan di laut Kamis 2 /10/ 2025, di Pantai Boti, beberapa nelayan sedang menarik sampannya ke pinggir laut untuk menaik menjemput dua temannya yang ikut berlayar dalam satu perahu yang ukurannya kurang lebih 2 x 8 m. Dalam perkiraan hasil tangkap sekitar 3 atau 4 box ikan.

Ketika ditemui salah satu nelayan, Ali mengungkapkan, setiap sore Saya dan dua teman saya Kami naik perahu ini untuk pergi di beberapa tempat di perairan Buton Selatan mencari ikan dan memancing tanpa menggunakan jaring.

“Sebenarnya kami tidak masuk dalam kelompok nelayan karena selama ini kelompok nelayan yang ada di Buton Selatan terlihat tidak terlalu kompak, karena bantuan yang sering didapat hanya untuk ketua kelompok saja” keluhnya.

Ia menambahkan, perahu kami tidak menggunakan mesin tapi menggunakan dayung. Ini juga perahu yang di dapat dari teman kami, beberapa tahun lalu, dari pemerintah.

“Ya kami berharap pemerintah daerah ketika memberikan bantuan tidak melihat kelompok melainkan melihat nelayannya tingkat kebutuhannya seperti apa..?” Ucapnya.

Ali menjelaskan, untuk hasil ikannya biasanya dari memancing kami dapat sekitar 2 sampai 3 box Itu pun kalau tidak ombak dan bulan terang namun biasanya juga sejenis ikan yang kami dapat antara cakalang, Langora, laya, dan ikan batu-batu.

“Kalau hasilnya banyak biasanya kami jual juga kepada penanda ikan ibu-ibu yang ingin menjual ikan, namun kalau sedikit ya biasa untuk makan saja, Sedangkan untuk lama dalam mencari ikan Kami biasanya sore sampai jam 10.00 atau jam 12.00 malam gini Kami balik, tapi kalau ikannya jarang makannya biasa sampai pagi” tuturnya.

Kata Ali, ada beberapa teman kami yang menggunakan mesin terkadang mereka juga kesulitan mendapatkan bahan bakar, Ya kami juga berharap pemerintah daerah bisa memberikan fasilitas Pertamina mini untuk nelayan apalagi kasihan teman-teman kami yang ada di wilayah kepulauan seperti kadatua siompu ataupun Batu Atas mereka itu ketika kita ketemu kadang mengeluh bahan bakar.

“Kalau untuk kami yang saat ini tidak memiliki mesin Ya siapa tahu pemerintah punya bantuan mesin ketinting untuk kapal kancil kami boleh diberikan oleh kami, agar jarak tangkapan kami bisa jauh dan bisa lebih maksimal” harapannya. (Ha).

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *