SPIONNEWS.ID, Buton Selatan – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi jalan rusak penghubung Kecamatan Siompu dan Siompu Barat viral di media sosial Facebook dan sejumlah grup WhatsApp (WAG).
Rekaman tersebut menuai banyak keluhan dan tanggapan dari masyarakat, yang menyoroti lambannya penanganan infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut.
Menanggapi hal itu, La Suhadi, anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Siompu dan Siompu Barat, angkat bicara. Kepada wartawan Spionnews.id, Suhadi mengaku telah mengetahui dan akan meninjau langsung kondisi jalan yang ramai diperbincangkan tersebut.
“Saya sudah melihat dan mendengar informasi viral tentang kondisi jalan rusak di Siompu dan Siompu Barat, besok kami dari komisi III beserta anggota DPRD dapil 4 akan bersama-sama ke sana” ungkap Suhadi, Senin (13/10/2025).
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah direncanakan dalam program pembangunan tahun anggaran 2025. Namun, karena adanya kebijakan efisiensi dan pembatasan anggaran, pelaksanaannya terpaksa ditunda.
“Perbaikan jalan itu sudah direncanakan tahun 2025 dengan skala prioritas. Hanya saja, karena adanya kebijakan penghematan anggaran, rencana tersebut batal direalisasikan,” jelasnya.
Meski demikian, Suhadi menegaskan bahwa ia bersama rekan-rekannya sesama legislator dari Dapil Siompu dan Siompu Barat berkomitmen memperjuangkan agar proyek perbaikan jalan tersebut dapat masuk dalam prioritas tahun depan.
“Kami berenam di DPRD Buton Selatan berkomitmen untuk kembali mengusulkan perbaikan jalan ini. Kami mohon masyarakat bersabar, karena jalan tersebut akan kami perjuangkan agar menjadi prioritas di tahun depan,” tegasnya.
Sebagai Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Buton Selatan, Suhadi berharap masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan saling mendukung upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur di wilayah kepulauan, khususnya di Siompu dan Siompu Barat yang selama ini menjadi akses utama antarwilayah.
Liputan : La Nare

