Wakil Walikota Baubau Ikuti Rapat Bersama Wamendagri Akhmad Wiyagus

“Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi pengendalian evaluasi wilayah Kalimantan dan Sulawesi”

SPIONNEWS, Baubau - beberapa daerah wilayah Indonesia masih berdampak inflasi, termasuk di wilayah Sulawesi Tenggara khususnya Kota Baubau, di Dalam Ruang Kerja Wawali. Rabu, (4/11/2025) wakil walikota bau-bau bersama dengan stakeholder melakukan rapat koordinasi monitoring dan evaluasi pengendalian inflasi untuk wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wamendagri Akhmad Wiyagus, secara daring.

Pada rapat tersebut, Pemkota Baubau Wakil Walikota Baubau Ir.Wa Ode Hamsina Bolu, MSc mengatakan saat menyampaikan laporan kepada Wamendagri Akhmad Wiyagus kami sudah menyiapkan rencana aksi untuk menangani laju inflasi yang bergerak alami hingga akhir tahun tapi paling tidak kami bekerja keras menekan lajunya agar tidak lebih tinggi lag.

"dan kami sudah menyiapkan langkah-langkah stategis dengan pasar murah untuk GPM ini secara rutin dua bulan terakhir dan rencananya akan kita lakukan 3 kali dalam seminggu Senin, Selasa Rabu selama November dan Desember di seluruh wilayah kecamatan" tuturnya.

Ia menjelaskan, kami sudah memetakan lansung ke pelosok-pelosok untuk keterjangkauan masyarakat dan harganya ini dilaksanakan dinas perindag lewat Gerakan Pangan Murah bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

"Khusus untuk beras kami selalu didampingi mitra kami Bulog dan akan diaktifkan lagi program rapat inflasi daerah (LAIDA) ini adalah inovasi Pemkot baubau khusus untuk beras dari perindag setiap hari yang akan dilaksanakan di dua pasar terbesar yang ada di Baubau Pasar Wameo dan Karya Nugraha" terangnya.

Lanjutnya, Selain itu disperindag juga akan bekerjasama dengan RPK mitra Bulog sebanyak 150 ada yang aktifkan dan yang kurang akan kami aktifkan kembali termasuk juga koperasi merah putih sudah mulai memasarkan beras termasuk juga kios pangan kami ada 4 menyalurkan juga kebutuhan pokok masyarakat kami juga dibantu pula TNI dan Polri memasarkan beras dan bisa menjangkau seluruh pelosok-pelosok karena melibatkan Polsek serta Koramil.

"Baubau memang bukan sentra produksi melainkan dipasok dari daerah sekitar dengan kerjasama dengan daerah penghasil untuk mengatasi kelangkaan tentu kami senantiasa membangun kerjasama dengan daerah yang ada di Sultra juga penghasil dari Makassar dengan dukungan kapal Pelni yang lancar serta pesawat berbadan besar yang juga harga kargonya lebih murah"ucapnya.Kamis, 6/11/2025.

Kata Wakil Walikota, Daerah kami bukan pesisir jadi ikan bukan masalah nyatanya ikan juga mengalami inflasi karena keterbatasan coolstored dan posisi Baubau pusat perdagangan dan menopang secara presisi kabupaten-kabupaten sekitarnya.

Dari Data Inflasi kemendagri per provinsi dari 10 yang tertinggi Sultra berada di urutan terendah diantaranya Sumut 4.97, Riau 4.95, Aceh 4.66, Sumber 4.52, Sulteng 3.92, Jambi 3.71, Sumsel 3.49, Papua Selatan 3.43, Papua pegunungan 3.32, Sultra 3.26 dan 2025 Kota Baubau masih 2.86%. (***)

Editor: Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *