Soeharto: Pahlawan atau diktator?Menimbang jasa dan kontroversi dalam sejarah Indonesia

Oleh: IMMawati Salsa Welyana, Kabid RPK PC IMM BAUBAU

Spionnews.id - Baubau, 10 November 2025 - Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mantan Presiden RI ke-2, Soeharto, yang memicu perdebatan, Mengingat catatan sejarahnya yang kontroversial.

Di satu sisi, Soeharto dianggap berjasa dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebagai wakil komandan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Yogyakarta, ia memimpin pelucutan senjata pasukan Jepang di Kota Baru pada tahun 1945. Jasa ini menunjukkan perannya dalam masa kemerdekaan.

Namun, di sisi lain, masa pemerintahan Soeharto diwarnai dengan berbagai catatan problematik.

Suharto, dianggap mengubah negara menjadi "Mesin Pembunuh" yang tidak berpihak pada rakyat serta mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM. Pada awal tahun 1980-an, terjadi serangkaian pembunuhan terhadap para preman dan pelaku kriminal yang dikenal sebagai penembakan misterius (Petrus). Selain itu, kebebasan berpendapat dibungkam dan media massa dikontrol ketat.

Dengan mempertimbangkan kedua aspek tersebut, muncul pertanyaan mendasar, apakah Soeharto layak dianugerahi gelar Pahlawan Nasional? Jasa-jasanya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia harus diakui, tetapi catatan sejarahnya yang problematik juga tidak bisa diabaikan.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto menjadi isu kompleks yang mencerminkan perbedaan pandangan tentang warisan dan dampak kepemimpinannya terhadap bangsa Indonesia.(Aan)

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *