Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Baubau, Suarmawati, S.Si., M.Si, persiapan penataan dan relokasi pasar wameo telah dilakukan sejak Rabu (11/02/2026). Puncaknya, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE bersama Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, Sekda Kota Baubau La Ode Darus Salam, S.Sos, M.Si dan jajaran Kepala OPD telah meninjau langsung kondisi lapangan pada Minggu (16/02/2026) sebagai langkah awal persiapan relokasi pedagang dari luar yang sering mengadakan pasar tumpah.
Dikatakannya, penataan Pasar Wameo menyasar beberapa poin krusial yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dan ketidakteraturan di kawasan pasar, di antaranya relokasi Pasar Tumpah yakni pedagang dari luar daerah yang kerap berjualan di bahu jalan akan ditata agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Kemudian, optimalisasi los dimana berdasarkan diskusi dengan pemerintah, pedagang sepakat untuk kembali menempati los-los yang telah dimiliki sebelumnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, telah disepakati bahwa aktivitas bongkar muat barang di Pasar Wameo hanya diperbolehkan hingga pukul 07.00 WITA. Setelah itu, area parkir harus dikosongkan dari aktivitas jual beli di atas kendaraan. "Para pedagang mobil bahkan sudah menandatangani pakta integritas bersama petugas parkir sebagai bentuk komitmen untuk menjaga ketertiban di Pasar Wameo," ungkap Suarmawati dalam keterangan persnya pada Selasa (17/2/2026).
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Baubau ini mengakui, meskipun persiapan telah matang, namun Pemkot Baubau memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal relokasi. Dimana rencana awal yang sedianya dilaksanakan dalam waktu dekat, kini dijadwalkan kembali pada Senin, 23 Maret 2026 atau pasca Idul Fitri. Penundaan ini diambil dengan pertimbangan strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi menjelang bulan suci Ramadan.
"Kami khawatir jika dilakukan relokasi besar-besaran saat ini, akan terjadi lonjakan harga akibat gangguan distribusi. Kami ingin memastikan Ramadan berjalan kondusif sambil terus melakukan sosialisasi yang matang kepada pedagang," imbuhnya.
Ditambahkannya, penataan dan relokasi di pasar wameo hanyalah sebagai langkah awal sebab Pemkot Baubau telah berkomitmen untuk menduplikasi pola penataan ini ke pasar-pasar lain di wilayah Kota Baubau.(PPID Diskominfo Baubau)
Editor : Rusly, S.Mn.

