
Spionnews, Batauga – Momentum berbahagia setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Buton Selatan melaksanakan salat Idul Fitri.
Pelaksanaan yang diselenggarakan di halaman SMP Negeri 1 Batauga diikuti oleh masyarakat Kabupaten Buton Selatan dan Forkompinda, serta Sekda dan Kepala OPD lingkup pemerintahan daerah.
Dalam Agenda Idul Fitri Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios Menuturkan, Pagi ini, di bawah langit Buton Selatan yang syahdu, kita tidak hanya merayakan berlalunya waktu, tetapi kita merayakan sebuah kepulangan. Kita pulang menuju fitrah, kembali ke titik nol di mana nurani lebih jernih dan ego tak lagi bising. Ramadan telah menjadi kawah yang membakar segala angkuh, menyisakan kerendahan hati untuk bersujud bersama pada pagi yang suci ini.


ia menambahkan, Idul Fitri bukan sekadar tentang berakhirnya dahaga fisik, melainkan tentang tumbuhnya jiwa yang baru. melampaui simbol-simbol lahiriah dimana maaf bukanlah sekadar kata di lisan, melainkan jembatan yang merobohkan tembok-tembok prasangka di antara kita, kita juga memaknai kemenangan sejati bukan saat kita merasa lebih baik dari orang lain, melainkan saat kita mampu berdamai dengan diri sendiri.
“Ketahuilah, bahwa kejayaan Buton Selatan tidak hanya tegak di atas fondasi beton dan aspal, melainkan ia berdenyut dalam ketulusan hati kita yang saling menjaga, serta dalam doa-doa ikhlas yang kita langitkan bersama demi keberkahan negeri ini” ungkap Bupati, Sabtu,21/3/2026.
Kata Adios, Sebagai penutup, izinkan saya menitipkan sebait pantun pengingat jati diri, Tegak rumah karena sendi,
Sendi hancur rumah pun fana.
Tegak bangsa karena budi,
Budi hancur bangsa pun hina.
“Ramadan berlalu fajar pun tiba,
Mencuci hati dari segala noda.
Buton Selatan negeri yang mulia,
Adab dijaga rakyat pun bahagia” terangnya.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, saya mengucapkan,
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.”
Semoga Allah SWT senantiasa menerangi jalan kita, menjaga kerukunan kita, dan menjadikan Buton Selatan sebagai negeri yang diberkahi. (**)
Editor : Harry
