SPIONNEWS, Batauga – DPRD Kabupaten Buton Selatan dalam melakukan pengawasan serapan anggaran tahun anggaran 2026 yang hingga bulan Juni belum mendapatkan laporan secara utuh terkait serapan anggaran APBD Buton Selatan tahun anggaran 2026.
Rapat dengar pendapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan Wakil Ketua 2 DPRD Kabupaten Buton Selatan 9 anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan Sekda Kabupaten Buton Selatan asisten 2 setda Buton Selatan dan seluruh Kepala Dinas lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Selatan.
Dalam rapat dengar pendapat tersebut anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan meminta kepada pelaksana tugas kepala badan keuangan daerah Kabupaten Buton Selatan untuk menjelaskan berapa banyak serapan anggaran yang telah terealisasi di tahun 2026.
Pada kesempatan itu Plt. Badan Keuangan Daerah menjelaskan, serapan anggaran yang telah dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026 hingga bulan Juni telah mencapai 31,62% dengan angka dari serapan tiap dinas berkisar antara 30% hingga 40% lebih, hingga mencapai 50% lebih.

"Hal ini masih jauh karena realisasi masih 31% lebih, karena masih pada tahapan belanja gaji dan honor pegawai, ada juga belanja barang dan jasa dan itu belum semua terealisasi" Ungkapnya.
Kata Ketua, kita mendorong supaya evaluasi dan monitoring realisasi anggaran itu bisa dilakukan setiap bulan, laporan dari Pemda dilakukan setiap 3 bulan, hal ini tidak boleh karena pimpinan harus mendapatkan realisasi anggaran minimal dan sebenarnya harus satu minggu sekali.
"Lebih bagusnya ketika dilakukan pelaporan seminggu sekali, OPD - OPD melakukan koordinasi bentuk evaluasi realisasi percepatan anggaran, dan dampaknya kepada masyarakat adalah perputaran ekonomi daerah, bila dilakukan 3 bulan sekali ini terbilang cukup lama" Imbuhnya.
Ujar Ketua, sampai pada bulan Juni pertengahan tahun ini belum mencapai 50% serapan anggaran APBD 2026.
"Proyek yang akan direalisasi pada tahun ini dari proyek yang akan dilelang ada 11 item, dengan belanja barang sebesar 42 miliar, termasuk di dalamnya pembangunan Kantor Bupati, ada dua di dinas pendidikan, yaitu pembangunan gedung sekolah, dan di RSUD Buton Selatan ada 3 atau 4 proyek yang akan dilaksanakan, dan untuk Dinas Kesehatan ada dua proyek pembangunan fisik dan Dinas P%PR ada dua pembangunan" Ungkapnya, Selasa, 2/6/2026.
Ia menambahkan untuk tahun ini anggaran yang dilakukan sangat kecil, tapi anggaran yang paling besar ada pada proyek pembuatan Kantor Bupati Buton Selatan. (**)
Editor : Harry

