“Peringati Bulan Bung Karno, Festival Kuliner di Pantai Boti Tegaskan Kekuatan Utama Berasal dari Rakyat”
SPIONNEWS, BUTON SELATAN – Pantai Boti menjadi saksi pelaksanaan Festival Kuliner Bulan Bung Karno, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penghormatan sekaligus kelanjutan cita-cita perjuangan Proklamator Kemerdekaan RI, Ir. Soekarno, yang telah meletakkan fondasi berbangsa dan bernegara melalui Pancasila, semangat persatuan, serta keberpihakan yang teguh kepada rakyat.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buton Selatan Karlina Sukarman, menekankan tema kegiatan yang diusung, yaitu “Kekuatan Kita Bersumber dari Rakyat”.
“Pesan ini sangat mendalam. Bung Karno mengajarkan bahwa sumber kekuatan sebuah bangsa bukanlah kekuasaan, bukan pula kekayaan semata, melainkan rakyat itu sendiri. Oleh karena itu, kekuatan kita di Buton Selatan harus tetap berakar dan bersumber pada kekuatan rakyat,” tegasnya.
Bukti Semangat Kewirausahaan Rakyat Buton Selatan Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa daerah yang dicintai ini memiliki banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki semangat jiwa kewirausahaan yang tinggi.
“Kita tidak boleh menutup mata. Kita wajib hadir membantu masyarakat, membuka peluang seluas-luasnya, dan mendorong para pelaku UMKM agar perputaran perekonomian di Buton Selatan dapat terus tumbuh dan berkembang,” ujar Ketua DPC.
Ia mengingatkan bahwa setiap langkah perjuangan harus lahir dari aspirasi rakyat, berjalan bersama rakyat, dan ditujukan sepenuhnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Semangat inilah yang harus terus dihidupkan di tengah masyarakat Kabupaten Buton Selatan.
“Memperingati Bulan Bung Karno tidak cukup hanya dengan mengenang sejarah atau mengucapkan slogan. Penghormatan terbaik kepada Bapak Bangsa adalah dengan melanjutkan cita-cita perjuangannya lewat tindakan nyata: menghadirkan keadilan sosial, memperkuat persatuan, membangun ekonomi kerakyatan, dan menjaga kebudayaan bangsa,” tambahnya.
Lebih dari Sekadar Sajian Kuliner Festival Kuliner ini bukan sekadar ajang menampilkan aneka makanan khas daerah. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan nyata terhadap hasil kerja keras petani, nelayan, pelaku UMKM, dan seluruh rakyat yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah.
“Ketika kita mencintai produk lokal, membantu usaha kecil berkembang, dan membuka ruang bagi kreativitas masyarakat, sesungguhnya kita sedang menghidupkan semangat yang selalu diperjuangkan oleh Bung Karno,” jelasnya.
Hal yang sama berlaku untuk Lomba Menyanyi yang turut memeriahkan acara. Seni dan budaya adalah jati diri bangsa. Melalui ajang ini, ruang diberikan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berprestasi, serta memperkuat persaudaraan dalam bingkai keindonesiaan yang dicita-citakan Bung Karno: sebuah bangsa yang berkepribadian, bangga akan identitas budayanya, dan terus melahirkan generasi kreatif yang mencintai tanah air.
Ajakan Bersama Membangun Daerah Di akhir sambutannya, Ketua DPC mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari kader partai, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga garis perjuangan rakyat.
“Jangan pernah menjauh dari rakyat, karena di sanalah sumber kekuatan kita. Mari kita wujudkan semangat Bulan Bung Karno lewat langkah nyata: memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, memberdayakan petani dan nelayan sebagai pilar ketahanan pangan daerah, serta mendorong generasi muda melestarikan seni, budaya, dan kuliner khas Buton Selatan sebagai identitas kebanggaan daerah kita,” pungkasnya. (ha)
Editor : Harry

