SMP Negeri 1 Sampolawa, Wakili Kec. Sampolawa Dalam Lomba Paduan Suara

“Harapan Guru, Hardiknas Buton Selatan Memiliki Wajah Baru”

SPIONNEWS, Batauga – Menjelang Hari Pendidikan Nasional, Pemda Buton Selatan mengadakan perlombaan antar sekolah. Perlombaan ini dilaksanakan dua hari, yaitu pada tanggal 30 April dan 1 Mei 2025 di gedung Lamaindo, Kec. Batauga, Perlombaan terdiri dari dua kategori, yaitu Lomba paduan suara untuk tingkat SD dan SMP yang dilaksanakan hari ini dan besoknya tanggal 1 mei untuk Lomba nyanyi solo tingkat SD dan SMP dari perwakilan masing-masing Kecamatan.

Saat melakukan konfirmasi salah satu Guru yang mendampingi SMP Negeri 1 Sampolawa sebagai perwakilan dari Kecamatan Sampolawa, sebagai bentuk partisipasi dan ajang Hari Pendidikan Nasional tahun ini.

Seorang guru L.A. Iskandar Zulkarnain, S.Pd mengatakan ” Kegiatan seperti ini baru kali pertama diadakan sejak Buton Selatan berdiri, di mana Hari Pendidikan Nasional dimeriahkan dengan kegiatan seperti ini, apalagi seperti lomba-lomba paduan suara dan menyanyi Solo, jarang sekali dilakukan di Buton Selatan, dan kita yang pernah mengikuti lomba paduan suara senang dengan adanya kegiatan ini” ungkapnya. Pada awak media, Rabu, 30/4/2025.

Ia menambahkan untuk tingkat SMP paduan suara akan membawakan dua lagu yaitu lagu wajib dan lagu pilihan, untuk lagu wajib berjudul Bangun pemudi Pemuda, dan untuk lagu pilihannya kami mengangkat lagu daerah yang berjudul Tana Wolio Ciptaan La Ode Imaduddin ‘untuk semua SMP sebenarnya lagu pilihan itu bebas yang penting lagu daerah mau bahasa apa saja cia-cia, Pancana, atau Wolio, untuk kita dari SMP Negeri 1 Sampolawa membawakan lagu pilihan Tana Wolio ciptaan, La Ode Imaduddin.

Ungkpanya, agar kegiatan seperti ini bisa konsisten dan dilaksanakan secara terus-menerus setiap peringatan Hari Pendidikan Nasional, dan untuk kepanitiaannya mungkin bisa lebih baik lagi, karena masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi pada lomba yang dilaksanakan hari ini.

“Karena kemarin ada beberapa yang kita pertanyakan termasuk kriteria penilaian ataupun teknis lomba, dan lain sebagainya, di mana harus lebih awal diketahui sehingga bisa menjadi titik fokus dan pegangan bagi kami pembina saat melatih anak didik kami, hanya saja untuk tahun ini karena keinginan kita untuk menampilkan siswanya kita maka hal tersebut tidak kami hiraukan, yang penting perlombaan ini bisa terselenggara” Tuturnya.

Dirinya berharap dengan adanya kegiatan di Hari Pendidikan Nasional seperti ini bisa ditingkatkan, dan biasanya dulu siswa juga ikut dalam upacara Hari Pendidikan Nasional, hanya kalau dulu karena kita dalam kategori Pulau maka upacaranya diadakan di masing-masing kecamatan, karena Ini harus diperingati setiap tahun, karena ini merupakan Hari Pendidikan Nasional dan harus diupacarakan termasuk juga beberapa hari besar lainnya seperti, hari pahlawan ataupun hari sumpah Pemuda harus selalu diperingati untuk generasi.

“Untuk pendidikan di Kabupaten Buton Selatan yang dibutuhkan saat ini adalah fasilitas sekolah, dimana dana bosnya tidak hanya dipergunakan untuk pembangunan sekolah melainkan juga untuk melengkapi fasilitas sekolah termasuk kegiatan seperti ini, sehingga kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk kesenian bisa lebih baik lagi” tutupnya. ( Ha).

Editor : Harry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *